Gresik, suara-publik.com - Proyek Underpass Gresik di Jalan Dr. Wahidin SH, di Desa Randuagung Kecamatan Kebomas nampaknya akan segera dilanjutkan lagi, setelah lelang proyek senilai Rp 4,9 miliar itu selesai dan dimenangkan oleh PT Viramid Pemenang. "Sudah ada pemenang lelang yakni PT. viramid asal Gresik. Sekarang mulai dikerjakan," ujar Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Gresik Dianita Anggraini.
Menurut Dian, pengerjaan proyek Underpass Gresik tahap II dialokasikan di APBD Gresik tahun 2021 sebesar Rp 5 miliar. akhirnya dimenangkan PT Viramid dengan penawaraan Rp 4,9 miliar. "Jadi, pagunya sekitar itu, sekarang sudah mulai pengerjaan," ungkap Dianita.
Dian menjelaskan, pekerjaan proyek underpass tahap II ini meliputi pembangunan jalan penghubung di lahan milik Pemkab Gresik seluas kurang lebih 10 meter, pembangunan trotoar pejalan kaki di sisi timur, dan pembuatan sayap dinding di kanan kiri underpass untuk mencegah kelongsoran tanah.
"Nantinya, untuk lorong pejalan kaki akan disempurnakan dengan tempelan aksesoris bangunan yang cantik, sehingga nyaman untuk digunakan pejalan kaki. Kami juga akan buat taman di kanan kiri jalan agar makin cantik, dan nyaman," pungkasnya.
kebenaran rampungnya lelang proyek underpass tahap II dibenarkan oleh DPC Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional (Gapensi) Kabupaten Gresik.
Ketua DPC Gapensi Gresik, Khoirul Aman Makhrudy mengatakan kalau PT Viramid yang memenangkan lelang proyek tersebut. "Kalau nggak salah (penawaran) turun gak sampai 20 persen (dari pagu). Harga segitu masih masuk, sehingga pekerjaan akan bisa sesuai dengan spek," ujar Rudi, sapaan akrab Ketua DPC Gapensi Gresik.
Taufan, pihak PT Viramid Merah Groups belum bisa dikonfirmasi soal lelang proyek underpass tahap II. Dikonfirmasi melalui seluler, pihak PT Viramid Merah Groups belum tersambung. (Wahyu)
Editor : Redaksi