suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Jambret HP Hingga Korban nya Tersungkur, Joshiko Dihukum 15 Bulan Penjara

avatar suara-publik.com
Foto: Terdakwa Joshiko, pelaku penjambretan, menjalani sidang di ruang Cakra, PN.Surabaya, secara online.(25/05/2021).</p>
Foto: Terdakwa Joshiko, pelaku penjambretan, menjalani sidang di ruang Cakra, PN.Surabaya, secara online.(25/05/2021).</p>
suara-publik.com leaderboard

Surabaya, Suara Publik - Sidang perkara pencurian dengan kekerasan, dengan terdakwa Joshiko Lutfyan Ramadhana bersama Agung (DPO), berakibat korbannya mengalami luka tersungkur diaspal, menjalani sidang di ruang Cakra,PN Surabaya, secara online.

Dalam Putusan majelis hakim, menyatakan terdakwa Joshiko terbukti bersalah melakukan tindak pidana "mengambil barang kepunyaan orang lain dengan maksud untuk memiliki barang itu dengan melawan hukum, dengan kekerasan atau ancaman kekerasan terhadap orang, untuk mempermudah pencurian."

Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 365 ayat (2) ke-2 KUHP, dalam dakwaan Jaksa.

Menghukum terdakwa Joshiko dengan pidana penjara 1 tahun dan 3 bulan (15 bulan), dikurangkan seluruhnya selama terdakwa dalam tahanan, memerintahkan terdakwa tetap dalam tahanan.

Putusan hakim sama ( Conform) dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yusuf Akbar ,SH.dengan pidana 1 tahun dan 3 bulan penjara.

Barang bukti berupa 1 buah HP milik korban, dikembalikan kepemilikannya Sri Wulandari. Terhadap putusan hakim, terdakwa Joshiko menyatakan menerima.

Diketahui, pada hari Jumat tanggal 29 Januari 2021 sekira pukul 20.00 wib terdakwa Joshiko Lutfyan Ramadhana bersama Agung (DPO), berniat mengambil barang orang lain dengan cara menjambret.

Sesampai di jalan Dukuh kupang, Surabaya depan Klinik Dokter gigi melihat saksi korban Sri Wulandari dengan sepeda motor matic membawa HP I Phone.

Korban dipepet Agung, dan menarik paksa HP di tangan saksi Sri Wulandari, dan terdakwa berhasil mengambil HP tersebut.Terjadi kejar kejaran antara korban dan kedua pelaku di sekitaran jalan Dukuh Kupang, hingga akhirnya Terdakwa Jhosiko menendang korban hingga jatuh ke aspal.

Kedua pelaku jambret tersebut juga terjatuh, namun Agung (DPO) berhasil kabur duluan,1 HP korban dan 1 HP terdakwa masih tergeletak diaspal.

Terdakwa Joshiko berhasil ditangkap pada hari Jumat tanggal 05 Februari 2021 sekira pukul 06.00 wib di Jl. Pakis Gunung Gang 2C No.23 Sawahan Surabaya .

Akibat perbuatan terdakwa saksi korban Sri Wulandari mengalami kerugian Rp 1.500.000,-, untuk biaya berobat di Rumah Sakit serta sepeda motor yang mengalami rusak.(Sam)

 

 

 

 

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper