suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Simpan HP Hasil Kejahatan, Basarudin dan Alfian Didakwa Sebagai Penadah

avatar suara-publik.com
Foto: Terdakwa Basarudin dan Alfa, dan Oky ( berkas terpisah), menjalani sidang di ruang Cakra PN.Surabaya, secara online Rabu (23/06/2021).
Foto: Terdakwa Basarudin dan Alfa, dan Oky ( berkas terpisah), menjalani sidang di ruang Cakra PN.Surabaya, secara online Rabu (23/06/2021).
suara-publik.com leaderboard

Surabaya, Suara Publik - Sidang perkara penadahan barang curian berupa HP merk Oppo, dengan Terdakwa Mochammad Basarudin dan terdakwa Alfian Dwi Febrianto, dan Oky Dwi Pradana dan Rifai ( pada berkas terpisah), diruang Cakra PN Surabaya, secara online, Rabu (23/06/2021).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Akhmad Iriyanto, SH, mendakwa para terdakwa yang telah melakukan tindak pidana 

"menerima gadai, dari hasil kejahatan"

Sebagaimana diatur dan diancam pada pasal 480 ke-1 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) e-1 KUHP.

Jaksa Iriyanto mengajukan dua saksi split dengan perkara yang sama, yakni saksi Rifai dan saksi Oky.

Saksi Rifai mengaku meyerahkan HP Oppo kepada terdakwa Barudin dan Alfian pada jam 2 malam.

Sementara saksi Oky memperjelas kalau HP Oppo itu adalah hasil jambret.

Pemeriksaan saksi selesai, sidang akan dilanjutkan Rabu pekan depan dengan agenda tuntutan JPU.

Diketahui, awalnya pada hari Jum'at tanggal 19 Maret 2021 sekira pukul 20.30 Wib terdakwa Basarudin dan Alfian datang ke kos saksi Oky Dwi Pradana ( berkas terpisah) di jalan Tubanan untuk.minum tuak, saksi Moch.Rifai (dalam berkas terpisah), keempatnya keluar untuk melihat balap liar.

Setelah sepeda motor terdakwa diisi bensin oleh terdakwa, selanjutnya dipinjam oleh Oky dan Rifai ( berkas terpisah), terdakwa Basarudin dan Alfian pulang ke Putat Gede timur.

Sekitar jam 2 malam saksi Oky datang bersama temannya untuk bertemu terdakwa Basarudin dan Alfian, menyerahkan 1 HP merk oppo sebagai jaminan sepeda yang dipinjam Oky. Dan mengatakan itu adalah HP curian.

Sepeda terdakwa dipakai Oky dan temannnya , sementara terdakwa Basarudin dan Alfian menunggu di warung kopi.sampai jam 3 pagi Oky tak kunjung datang, lalu HP tersebut diserahkan ke Alfian, dan terdakwa Basarudin pulang.

Selanjutnya datang polisi Polsek Sukomanunggal bersama dengan Oky yang ditangkap lebih dahulu, dan ditanyakan keberadaan HP Oppo tersebut, dikatakan oleh terdakwa Basarudin telah dititipkan Alfian, oleh Alfian diletakan di selipitan bangku bawah bekupon.

Selanjutnya kedua terdakwa Basarudin dan Alfian turut digelandang ke Polsek Sukomanunggal.(Sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper