suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Demi Pemerataan Pelayanan Kesehatan, Bupati Sidoarjo Resmikan RS Krian Sidoarjo Barat

avatar suara-publik.com
Foto: Bupati Sidoarjo Bersama Forkopimda saat Resmikan RS Krian
Foto: Bupati Sidoarjo Bersama Forkopimda saat Resmikan RS Krian
suara-publik.com leaderboard

SIDOARJO, (suarapublik.com) - 

Mengingat kebutuhan fasilitas kesehatan yang dibutuhkan masyarakat, saat ini Rumah Sakit sangat menjadi perhatian serius. Apalagi, pada masa pandemi ini covid 19 semakin meningkat. 

Untuk itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Sidoarjo perlu sarana pembangunan Rumah Sakit yang baru. 

Selain itu, demi pemerataan dan peningkatan pelayanan kesehatan, maka Pemkab Sidoarjo, menindaklanjuti pembangunan infrastruktur. Menurut rencana, gedung kesehatan pembangunan Rumah Sakit Krian type c akan di bangun di Desa Tambak Kemerakan, di Jalan Bibis Bunder kecamatan Krian. 

Pasalnya, kebutuhan fasilitas sarana kesehatan di wilayah barat belum ada. Sehingga masyarakat sekitar mudah menjangkau untuk berobat.  

"Karena bagi masyarakat Sidoarjo, wilayah barat bila terjadi kritis untuk menuju rumah sakit kota agak jauh maka sudah beda lagi penangananya sekitar 1 jam dalam perjalanannya," Ujar Bupati Sidoarjo, Gus Muhdlor, Jumat ( 2/7/2021). 

Rencana nya, kata Gus Muhdlor, pembangungan rumah sakit tersebut, dikerjakan oleh PT Yodya Karya dan PT Permata Anugerah  persada. 

Dalam peresmian pembangunan rumah sakit baru tersebut, di hadir Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD Sidoarjo, Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo, Kepala Dinas Cipta Karya dan Perumahan, Kejaksaan, Dandim, Polresta dan Forkopimda Sidoarjo. 

Dalam sambutanya, Gus Muhdlor mengatakan, untuk  pelayanan tidak ada diskriminasi semua masyarakat Sidoarjo berhak untuk mendapatkan pelayanan yang sama tidak ada perbedaan. 

"Rumah Sakit yang mewakili sidoarjo barat ini akan mengcover 5 kecamatan, Krian, Balongbendo, Wonoayu, Prambon, Tarik .  Rumah Sakit ini bertype C untuk umum tingkat kabupaten, melayani umum dan unggulan pelayanan spesialis ortopedi dan trauma kecelakaan mengingat jalan Nasional sering terjadi kecelakaan yang harus secepatnya mendapat pertolongan," paparnya.  

"Pembangunan gedung ini, anggarannya 125 milyar, untuk  4 lantai, bangunan harus bagus untuk, memenuhi aspek fungsi dan estetika bangunan untuk kepentingan masyarakat sekitar. Dalam pelaksanaanya selesai 6 bulan tahun ini harus selesai  dan kita memperketat bagi pemenang tender, fasiltas ada 144 bed, kamar, saya rasa cukup untuk melayani masyarakat yang tinggal di sekitar Krian  juga sekitarnya dan juga karena di Krian ini sudah ada beberapa RS swasta, nantinya ada lagi RS," tambah nya.  

Sedangkan, masih kata nya, yang akan di bangun di sukodono namun perlu di kaji dan dipertimbangkan lagi karena di sana masih solid.

"Untuk sidoarjo selatan sudah ada RS. Pusdik porong , dan bila RS Krian ini sudah terilisasi dan bagus juga masyarakat sudah memiliki BPJS keseluruhan maka pemerataan kesehatan tentunya bisa di rasakan dan hadirnya bisa membantu masyarakat dan tidak jauh jauh ke rumah sakit sidoarjo kota," tandasnya. ( rif )

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper