suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Kemplang Pembayaran Emas Senilai Rp 3,5 Miliar, Susilo Di Vonis 3 Tahun Penjara

avatar suara-publik.com
Foto: Sidang penggelapan pembayaran perhiasan emas sebanyak 4541 gram, senilai Rp.3,5 Miliar, dengan terdakwa Susilo, sidang secara online, diruang Garuda 2 PN.Surabaya
Foto: Sidang penggelapan pembayaran perhiasan emas sebanyak 4541 gram, senilai Rp.3,5 Miliar, dengan terdakwa Susilo, sidang secara online, diruang Garuda 2 PN.Surabaya
suara-publik.com leaderboard

Surabaya, Suara Publik - Sidang perkara penggelapan pembayaran perhiasan emas sebanyak 4541 gram, senilai Rp.3,5 Miliar, dengan terdakwa Susilo bin Supardi alias Ceper, diruang Garuda 2, PN.Surabaya, secara online.

Sidang agenda pembacaan amar putusan oleh hakim Suparno, yang memutuskan, mengadili, Menyatakan terdakwa Susilo, terbukti bersalah secara sah dan menyakinkan melakukan tindak pidana

"Dengan sengaja mengaku sebagai milik sendiri barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagaian adalah kepunyaan orang lain, tetapi yang ada dalam kekuasaanya,"

Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa, dengan pidana penjara selama 3 tahun, dikurangi masa tahanan dan masa penangkapan dengan perintah terdakwa tetap ditahan.

Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam dakwaan Penuntut Umum melanggar Pasal 374 KUHP Jo Pasal 65 ayat (1) KUHP

Menyatakan barang bukti berupa : Sepeda motor NMAX warna hitam No Pol AG 3457 WF, Perhiasan cincin dan gelang, Meja Kursi, TV 32 inc, dDikembalikankepada saksi korban Christopher L. Gunawan.

Putusan hakim lebih ringan dari tuntutan Jaksa Pwnuntut Umum (JPU) Hasan Efendi , SH, dengan pidana penjara selama 3 tahun dan 6 bulan.

Diketahui, Terdakwa Susilo bin Supardi alias Ceper, dari tahun 2019 sampai tahun 2020, bertempat di Prambanan Residence AA-2 Rt.01 Rw.08 Lidah Kulon Lakarsantri Surabaya.

"Dengan sengaja dan melawan hukum mengaku sebagai milik sendiri barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagaian adalah kepunyaan orang lain",

Terdakwa bekerja selaku sales kanvas sejak tahun 2015 sampai tahun 2020 di toko emas milik saksi Christopher Leonid Gunawan, dengan gaji 3 juta dan uang makan 45 ribu perhari. Bertugas untuk memasarkan perhiasan emas di wilayah Jawa Timur dan Bali.

Sistem pembayarannya dilakukan dengan cara pembayaran berjangka antara 2 Minggu sampai 1 bulan.

Terdakwa memberi nota merah jika belum membayar dan nota putih jika sudah membayar, pembayaran seluruhnya melalui transfer atau setor tunai ke rekening Christopher Leonid Gunawan, namun ada juga yang titip tunai kepada terdakwa Susilo, namun oleh terdakwa tidak disetorkan ke saksi Christopher.

Setoran tunai yang tidak disetorkan kepada saksi Christopher sebagai pemilik barang dengan rincian : Sejak bulan Oktober 2019 sampai tahun 2020, sebanyak 4541 gram emas, dengan harga emas pergram Rp.860 ribu.

Terdakwa Susilo mengirim barang emas milik Christopher ke toko- toko di wilayah Jawa dan Bali. Dengan memberikan keyakinan kepada toko- toko tersebut, bahwa p mbayaran bisa melalui terdakwa secara tunai maupun transfer.

Sehingga para toko membayar tunai kepada terdakwa ada juga yang ditransfer ke rekening milik terdakwa. Jumlah uang yang telah dibayar dari toko wilayah Jawa dan Bali melalui terdakwa berjumlah Rp. 3.529.739.326,-

Uang tersebut tidak disetorkan kepada saksi Christopher selaku pemilik emas, melainkan digunakan untuk kepentingan pribadi terdakwa.

Akibat perbuatan terdakwa saks iChristopher mengalami kerugian sebesar Rp. Rp. 3.529.739.326,-..(sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper