suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Wow, Kerja Nyata dan Cerdas Kepala Dinas Sosial Jatim, Dr. Alwi, M.Hum Di Masa Pandemi Covid-19 Yang Patut Diperhatikan Masyarakat. Apa saja Yang Dikerjakannya

avatar suara-publik.com
suara-publik.com leaderboard

MALANG, (suara-publik.com) – Wow, lagi-lagi peran penting kinerja bagus bagi petugas Dinas Sosial (Dinsos) Jatim yang harus di perhatikan seluruh masyarakat Jawa Timur patut diacungi jempol. Beberapa serangkaian kegiatan kemanusiaan yang menyangkut kesehatan dan hajat hidup anak-anak korban kehilangan orang tua karena covid-19 mampu dilaksanakan dengan cepat. 

Kerja nyata dan cerdas ini dengan melalui Gerak cepat petugas Layanan Dukungan Psikososial (LDP) yang baru diluncurkan Dinas Sosial (Dinsos) Jatim telah berhasil mendata sementara anak yang kehilangan figur keluarga karena Covid 19. Sekitar 25 anak di Kota Malang mendapat perhatian dan mendapatkan bantuan dari Dinas Sosial (Dinsos) Jatim.

“Tindak lanjut arahan Ibu gubernur, pertama di masa pandemi seperti sekarang ini tidak sedikit keluarga yang kehilangan figur utama UU di dalam keluarga. Apakah dua-duanya (orang tua,red) ataupun salah satunya, kita harus hadir melihat kondisi psikologis mereka apalagi anak-anak yang masih usia sekolah bahkan ada anak-anak yang masih dibawah 5 tahun,” ujar Kadinsos Jatim, Dr. Alwi, M.Hum usai memberikan bantuan kepada anak di UPT PTKS Malang, Jumat (6/8).

100%100%

Dia menuturkan, pihaknya juga memperhatikan kondisi sosial, ekonomi dan pendidikan anak di keluarga yang ditinggalkan. “Seperti apa anak-anak ini harus tetap sekolah, jangan berhenti. Anak-anak ini harus bisa terpenuhi kebutuhan, apa namanya kebutuhan pribadi harian,” terangnya.

Oleh sebab itu, kata Alwi, pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi di daerah. “kami berkoordinasi dengan teman-teman, baik dengan di dinsos provinsi dan Dinsos daerah setempat. Mereka itu bagian dari cinta kita bersama, hari ini kita melakukan untuk 25 anak, tetapi ini nanti akan berkelanjutan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial , Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Malang (Dinsos P3Ap2KB) Penny Indriani mengatakan, data sementara saat ini sekitar 47 anak yang kehilangan figur keluarga. “data sementara terkumpul 47 anak, namun saat ini kita sampaikan 25 anak dulu nantinya berkelanjutan,” ujarnya.

100%100%

Ahmad Taufik Afandi yang masih duduk di kelas 2 SD, salah satu anak yang ditinggal Ibunya meninggal karena Covid 19 mengaku senang mendapatkan perhatian dan bantuan ini. 

Setelah itu, Kepala Dinas Sosial Jatim, Dr. Alwi, M.Hum melanjutkan agenda kegiatannya bersama Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa ke Universitas Brawijaya (Unibraw) berupa pemberian vaksin yang di gelar selama lima hari, dengan target 5.000 peserta.

Sedangkan untuk kaum disabilitas ada 25 orang. Karena untuk ke depan akan ada program vaksin sendiri untuk para disabilitas.

"Bahwa vaksin Sinopharm untuk difabel sudah siap dan di drop di Kabupaten/Kota guna percepatan vaksinasi," kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang di dampingi Kepala Dinas Sosial Jatim Dr. Alwi, M.Hum saat meninjau kegiatan vaksin massal di Universitas Brawijaya Kota Malang. 

"Upaya percepatannya seperti kalu ini Vaksin datang Rabu, koordinasi antara Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota se Jawa Timur. Jadi jangan biarkan vaksin numpuk, tapi didistribusikan ke Dinsos melalui Dinkes," tambah Khofifah.

Sementara itu, Alwi mengatakan, bahwa dalam catatan yang di peroleh Dinsos Jatim pemberian vaksin kepada penderita Difabel sekitar 53 ribu dan ODGJ sebanyak 100 ribu dengan target satu bulan. "Kita (Jawa Timur) itu ditarget untuk difabel sendiri ada 53 ribu. Kalau bersama ODGJ hampir 100 ribu yang harus selesai dalam divaksin dalam bulan ini," tandas Kepala Dinas Sosial Provinsi, Dr. Alwi, M.Hum (Dre)

 

 

 

 

 

 

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper