suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

UPT Rsbkw Kediri Luluskan 30 Klien, Alwi Minta Dapat Memanfaatkan dan Mengembangkan Ketrampilan Yang Diperolehnya

avatar suara-publik.com
suara-publik.com leaderboard

SURABAYA, (suarapublik.com) - Usai mengikuti bimbingan sosial dan keterampilan selama empat bulan, 30 klien Unit Pelaksana Teknis (UPT) Rehabilitasi Sosial Bina Karya Wanita (RSBKW) Kediri dinyatakan purna. Kelulusan angkatan II tahun 2021 ini ditandai dengan penutupan kegiatan bimbingan sosial dan keterampilan oleh Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jatim, Jumat (27/8/2021). 

Dalam arahannya, Kepala Dinsos Provinsi Jatim, Alwi meminta agar para klien yang purna dapat memanfaatkan dan mengembangkan keterampilan yang diperoleh dari UPT. “Keterampilan menjadi modal kehidupan. Seseorang bisa hidup enak jika punya keterampilan. Apalagi kalian memiliki potensi yang bisa dikembangkan,” katanya, seperti dikutip Diskominfo.jatim.go.id

100%100%

Orang nomor satu di lingkungan Dinsos Jatim itu mengatakan bahwa roda kehidupan berputar ke depan, bukan ke belakang. Sehingga, dia mengimbau klien untuk berorientasi ke depan dan tidak meratapi kesalahan yang telah dilakukan. 

“Pengalaman di masa lalu jadikan pembelajaran untuk menatap masa depan yang lebih baik,” pesannya. 

Selanjutnya, pejabat asal Sumenep ini mengajak para klien untuk kembali kepada keluarga dan lingkungan masyarakat dengan menjalankan norma kehidupan yang benar dan menjalankan ajaran agama yang diyakini.

"Selamat berkarya, selamat menjalani kehidupan yang penuh nilai kebaikan, dan selamat mengisi kehidupan dengan amal yang bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat," tuturnya kepada para klien. 

Kepada para instruktur, Alwi menyampaikan terima kasih karena telah memberikan ilmu dan membagikan pengetahuan kepada para klien. "Semoga jadi amal yang bermanfaat," harapnya. 

Sementara, Kepala UPT RSBKW Kediri, Lestari Indriyarni menambahkan, 30 klien yang lulus hari ini merupakan angkatan II tahun 2021 yang mengikuti pembinaan sejak bulan Mei lalu. 

Dalam satu tahun, katanya, UPT RSBKW membina tiga angkatan. Setiap angkatan mengikuti pembinaan selama empat bulan. 

"Klien kami terdiri dari wanita rawan sosial ekonomi (WRSE), korban tindak kekerasan asusila, korban perdagangan orang, dan tuna susila yang berasal dari rujukan kabupaten/kota. Di angkatan II ini didominasi klien WRSE," jelas Yeni, sapaan akrabnya. 

Selama melakukan pembinaan, UPT RSBKW memberikan layanan bimbingan mental, sosial, fisik, dan keterampilan. Bimbingan keterampilan pun terbagi dalam empat jurusan. Yakni, tata busana, tata rias rambut, tata rias wajah, dan tata boga. 

"Klien yang selesai dibina akan mendapatkan stimulan sesuai dengan jurusannya. Tetapi karena ada perubahan sistem keuangan, kami mohon maaf baru bisa memberikan stimulan di akhir tahun," ungkapnya. 

Yeni melanjutkan, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk mencarikan pekerjaan bagi klien yang telah lulus. 

"Setelah selesai pembinaan, kami melakukan monitoring dan evaluasi untuk mengetahui apakah mereka bekerja sesuai keinginan kami atau mungkin memilih 'kerja instan' karena desakan ekonomi," terangnya. 

Salah satu klien, ES (37) mengucapkan terima kasih kepada Dinsos Jatim dan UPT RSBKW Kediri yang telah memberinya pembinaan selama 4 bulan ini. Menurut ibu tiga anak asal Sidoarjo ini, semua kegiatan dan bimbingan yang diberikan UPT RSBKW Kediri sangat bermanfaat sebagai bekal kembali ke masyarakat. 

Dia juga mengaku nyaman tinggal di UPT RSBKW. Dikarenakan, semua pegawai menganggap klien seperti saudara. Klien pun mendapatkan perlakuan, hak, dan kewajiban yang sama. Tak peduli latar belakangnya. 

"Saya mohon, orang-orang seperti kami dibantu dengan sebenar-benarnya dan sebaik-baiknya. Karena kami tidak selamanya ingin kerja begituan, kami ingin lebih baik lagi, membantu ekonomi keluarga," tuturnya sambil menangis haru. 

Dirinya juga mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada Dinsos Jatim, UPT RSBKW, serta semua jajaran. "Dengan berada di sini, saya bisa menjadi orang yang lebih baik lagi," pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Dinsos Provinsi Jatim, Kepala UPT RSBKW Kediri, sejumlah Kepala UPT Dinsos Jatim, Dinsos Kota Kediri, Forkopimka Mojoroto Kota Kediri, serta Lurah Tamanan. (Red)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper