suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Pesta Sabu di Kamar Kost, Trie Dede, Herlina, Wawan dan Angga Divonis 2,5 Tahun Penjara

avatar suara-publik.com
Foto: Terdakwa Trie Dede, Herlina, Wawan, dan Angga, menjalani sidang diruang Candra PN Surabaya, secara online.Kamis (02/09/2021).
Foto: Terdakwa Trie Dede, Herlina, Wawan, dan Angga, menjalani sidang diruang Candra PN Surabaya, secara online.Kamis (02/09/2021).
suara-publik.com leaderboard

Surabaya, Suara Publik - Empat terdakwa penyalahgunaan narkotika jenis sabu di Jalan Kedung Anyar Gang I, Surabaya diadili di ruang cakra Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, secara online, Kamis (02/09/2021).

Terdakwa tersebut adalah, Trie Dede Tornando bin Yuliarno, Herlina Wiwin Haniva bin M. Toha, Wawan Miftach Anugerah bin Misnan, dan Angga Reza Eka Kurniawan bin Ranol. 

Para budak sabu itu menjalani didampingi Penasihat Hukumnya, Rony,SH.

Dalam amar putusan yang dibacakan oleh Hakim Martin Ginting, Mengadili, menyatakan para terdakwa terbukti melakukan tindak pidana "tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman ‘ untuk diri sendiri," ujar hakim Ginting.

Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 127 ayat (1) jo. pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.alternatif dakwaan jaksa ke dua.

Menghukum para terdakwa Trie Dede Tornando, Herlina Wiwin Haniva , Wawan Miftach Anugerah, dan Angga Reza Eka Kurniawan, dengan pidana penjara 2 tahun dan 6 bulan, dikurangkan seluruhnya selama dalam tahanan, menyatakan para terdakwa tetap dalam tahanan.

Barang bukti berupa, Dua poket sabu seberat 0,48, lima pipet kaca, dua pipet kaca berisi sabu masing- masing 1,88 gram dan 2,78 gram, 2 timbangan elektrik, 1 botol kaca, 1 alat sabu, dirampas untuk dimusnahkan.

Putusan hakim lebih ringan di dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fathol Rasyid,SH dari Kejari Surabaya, menuntut para terdakwa dengan pidana penjara 3 tahun.

Terhadap putusan hakim, para terdakwa menyatakan menerima, jaksa Fathol juga menyatakan menerima.

Diketahui, bermula pada Sabtu, 24 April 2021. Terdakwa Trie bersama Wawan berpatungan masing-masing Rp 300 ribu dan Rp 200 ribu. Setelah terkumpul Rp 500 ribu, keduanya sepakat membeli sabu untuk pesta di kamar kosnya. 

Keduanya berangkat menuju ke Jalan Kalimas untuk menemui seseorang bernama Khoiri (DPO) untuk.membeli sabu. Selanjutnya Kedua terdakwa menuju ke indekos di Jalan Kedung Anyar Gang I, dengan maksud untuk menikmati sabu tersebut bersama-sama. 

Ketika asyik nyabu, para terdakwa digrebek petugas kepolisian dan ditemukan barang bukti berupa 0,095 gram dan 0,062 gram sabu dengan alat hisapnya.(sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper