Musibah Tanah longsor kembali terjadi di wilayah kecamatan Jagakarsa, kali ini
tepatnya di Jalan Gardu Rt 10/ Rw 02 Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan
Jagakarsa, Jakarta- Selatan.
Musibah longsor di Jalan Gardu yang berakibat memutus akses jalan masuk ke SMA
109 tersebut terjadi sekitar jam 16.00 WIB, namun sangat disayangkan saat
informasi ini dikabarkan aparatur dari pemerintahan wilayah yakni; Camat dan
Lurah tidak terlihat di lokasi.
Sementara garis polisi yang dipasang oleh petugas Polsek Jagakarsa yang sigap
menindak lanjuti laporan warga, nampak sudah terpasang di lokasi jalan yang
terkena longsor itu.
Meskipun tidak memakan korban, longsor di jalan Gardu termasuk parah kondisinya.
Menurut keterangan sumber dilapangan, jalan tersebut sebelumnya juga pernah
longsor dan sudah di perbaiki.
" Padahal belum lagi jalan setahun, eeh sekarang sudah longsor lagi aja.
Jalan itu kan tidak ada saluran airnya, jadi kalau hujan air semua tumpah ke
tebing, itulah yang diduga dapat menyebabkan longsor. Ditambah lagi, bisa di
duga perbaikannya dikerjakan asal saja oleh pemborong, sehingga belum lagi
setahun sudah longsor. Kemana tuh camat sama Lurah, ada musibah kaya gini kok
malah tidak ada di lokasi, " pungkas sumber.
Sebelumnya dikabarkan, sebuah rumah di Jalan Kemenyan, RT 07/RW 03, Kelurahan
Ciganjur, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan belum lama ini (9/2) roboh
tertimpa longsor, dan membuat tiga penghuninya terluka. Namun tidak ada korban
jiwa dalam peristiwa itu, tiga warga juga hanya berobat jalan karena lukanya
tidak parah. (Goes/Jum)
Editor : Pak RW