suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Ambil Pesanan 5 Butir Pil Ekstasi, Umar Faruq Diadili

avatar suara-publik.com
Foto: Terdakwa Umar Faruq, menjalani sidang perkara narkotika jenis pil ekstasi, diruang Candra, PN.Surabaya, secara online.
Foto: Terdakwa Umar Faruq, menjalani sidang perkara narkotika jenis pil ekstasi, diruang Candra, PN.Surabaya, secara online.
suara-publik.com leaderboard

Surabaya, suara publik - Terdakwa penyalahgunaan obat-obatan narkotika berupa 5 gram ekstasi, Umar Faruq bin H. Ma’ruf diadili di ruang Candra Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. 

Dalam persidangan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Akhmad Iriyanto Sudaryono menjelaskan bahwa terdakwa pada 13 Juni 2021 berniat memesan narkotika jenis ekstasi di Bangkalan, Madura.Karena pada saat itu terdakwa mendapat pesanan lima butir ekstasi dari Stavany alias Bonek. 

Terdakwa lantas memesankan pil ekstasi tersebut kepada Munir alias Munip (DPO). Setelah mentransfer uang Rp 1,6 juta kepada Munir, terdakwa berangkat menuju ke Jalan Jeddih Utara Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, Madura. 

“Setelah mendapatkan pil tersebut, pada 14 Juni 2021 terdakwa kembali ke Surabaya dengan membawa 2,12 gram pil ekstasi itu untuk di serahkan kepada Stevany di Jalan Kertajaya Gang 3, Kecamatan Gubeng, Surabaya. 

“Akan tetapi sebelum sampai di alamat rumah Stavany terdakwa terlebih dahulu dikeler oleh petugas kepolisian Polrestabes Surabaya,” kata Jaksa Iriyanto, Kamis (30/09).

Setelah dibacakan surat dakwaannya, Jaksa Iriyanto belum siap hadirkan saksi di persidangan. Selanjutkan sidang akan dilanjutkan pada kamis pekan mendatang. 

Seperti dalam surat dakwaan terdakwa dijerat pasal 114 ayat (1) UURI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Atas perkara tersebut, Umar membenarkannya. “Benar yang mulia,” aku terdakwa.(Sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper