suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Jual 1000 Butir Pil Koplo, Jaksa Tuntut Hendryk 15 Bulan Penjara

avatar suara-publik.com
Foto: Terdakwa Hendryk Winarno, mendengarkan tuntutan Jaksa Samsu, diruang Candra PN Surabaya, Senin (04/10/2021).
Foto: Terdakwa Hendryk Winarno, mendengarkan tuntutan Jaksa Samsu, diruang Candra PN Surabaya, Senin (04/10/2021).
suara-publik.com leaderboard

Surabaya, suara publik - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Samsu J Efendi Banu menuntut terdakwa Hendryk Winarno selama satu tahun tiga bulan penjara. Terdakwa terbukti melakukan tindak pidana pasal 197 UU RI Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. 

Bukan hanya tuntutan hukuman pidana saja. Jaksa Samsu juga menuntut supaya majelis hakim Martin Ginting menghukum pidana denda warga Jalan Jedong No. 21 Kecamatan Tambaksari, Surabaya itu senilai Rp 1 juta serta subsider dua bulan penjara. 

“Demikian yang mulia, tuntutan yang saya bacakan,” kata Jaksa Samsu kepada Hakim Martin Ginting, Senin (04/10/2021). 

Setelah dibacakan tuntutan tersebut. Penasihat hukum terdakwa, Rony akan mengajukan pembelaan pada minggu depan. “Pembelaan secara tertulis yang mulia, kami ajukan minggu depan,” ucap Rony. 

Setelah mengajukan permohonan pembelaan, hakim menutup persidangan dan dilanjutkan Senin pekan depan.

Diketahui terdakwa telah melakukan perbuatan melawan hukum dengan cara menjual obat keras sebanyak 461 Pil LL. 

Terdakawa mendapatkan ratusan Pil LL itu dari Alfaroq Rizky Oktarino yang diperiksa dalam berkas berbeda. Pada 30 Mei 2021 lalu terdakwa memesan 1000 butir Pil LL untuk dijual kembali. Ribuan obat terlarang itu dibeli seharga Rp 650 ribu. 

Setelah didapatkan, kemudian terdakwa menjual 439 Pil LL seharga Rp 880 ribu kepada RIZ dan 100 butir kepada MAS seharga Rp 200 ribu. Sedangkan sisanya 461 butir Pil LL dia simpan di rumahnya untuk dijual kembali. Sayangnya, sisa Pil LL itu belum laku terjual aksinya diketahui oleh Bayu Janurda petugas kepolisian dari Polrestabes Surabaya.(Sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper