suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Achmad Taufik Lolos Dari Hukuman Mati, Bandar Sabu Ini di Vonis 9 Tahun Penjara

avatar suara-publik.com
Foto: Terdakwa Achmad Taufik, perkara peredaran sabu dari bandar kelas kakap, menjalani sidang diruang Candra, PN.Surabaya, secara online.Senin (01/</11/2021).
Foto: Terdakwa Achmad Taufik, perkara peredaran sabu dari bandar kelas kakap, menjalani sidang diruang Candra, PN.Surabaya, secara online.Senin (01/</11/2021).
suara-publik.com leaderboard

Surabaya, suara publik - Sidang perkara penyalahgunaan Narkotika jenis sabu seberat 2 ons, dengan terdakwa Achmad Taufik Hidayatullah bin Matrawi.

Resedivis Ahmad Taufik pemasok sabu kawasan Jalan Kunti Surabaya Diputus bersalah melanggar Pasal 114 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan Pidana Penjara selama 9 tahun dan denda Rp.5 Miliar subsider 4 bulan kurungan, yang dibacakan oleh ketua Majelis Hakim Johannes Hehamony, diruang Candra PN.Surabaya, Senin (01/11/2021).

"Menjatuhkan hukum dengan Pidana Penjara selama 9 Tahun Penjara dan denda Rp.5 Milar subsider 4 bulan kurungan," Kata Hakim Johannes.

Mendengar putusan tersebut Terdakwa dan JPU menyatakan menerima.

Putusan hakim lebih ringan dari tuntutan Jaksa Suparlan yang menuntut Achmad Taufik dengan pidana penjara selama 11 tahun, dan denda Rp 5 Miliar, subsider 6 bulan penjara.

Sebelumnya, terdakwa di Tahun 2013, oleh Ketua Majelis Hakim Tugiyanto menghukum Achmad Taufik Hidayatullah dengan pidana penjara 5 tahun dan denda Rp 800 juta subsider 1 bulan penjara, karena membawa sabu 5 gram.

Perlu diketahui, terdakwa M.Ali Usman alias Dwi Setiawan ( berkas terpisah) menelpon terdakwa Achmad Taufik, memesan sabu 2 ons seharga Rp 120 Juta.Dibayar 60 juta melalui Transfer BCA an. Ismawati. Sisanya 60 juta akan dibayar tunai setelah sabu diserahkan ke kurir.

Selanjutnya terdakwaTaufik memesan sabu ke Rafi (DPO), jam 9 malam terdakwa Taufik menelpon M.Ali Usman untuk mengambil sabu dibungkus lakban hitam seberat 2 ons di pinggir jalan Bolodewo. M.Ali Usman telah membeli sabu kepada Taufik dua kali bulan Desember 2020 dan bulan Januari 2021.

Hari Senin 01 Maret 2021 jam 7 pagi, di apartemen Puncak Kertajaya Indah Sukolilo Surabaya, petugas SatResnarkoba Polrestabes Surabaya menangkap M.Ali Usman, dengan BB, 1,11 gram sabu, 0,60 gram.(Sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper