suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Pentingnya menjaga kesehatan mental bagi remaja

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy
Foto atas: Ilustrasi Remaja stress. Foto bawah: Penulis Artikel
Foto atas: Ilustrasi Remaja stress. Foto bawah: Penulis Artikel

Di zaman modern ini banyak sekali masyarakat yang belum paham mengenai pentingnya kesehatan mental, seringkali masyarakat lebih mementingkan kesehatan fisik daripada kesehatan mental, padahal kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik agar kehidupan berjalan dengan normal menggunakan pemikiran yang sehat dan positif.

Jika kesehatan mental terganggu, maka timbul gangguan mental atau penyakit mental. Gangguan mental dapat mengubah cara seseorang dalam menangani stres, berhubungan dengan orang lain, membuat pilihan, dan memicu hasrat untuk menyakiti diri sendiri.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kesehatan mental adalah keadaan sejahtera di mana setiap individu bisa mewujudkan potensi mereka sendiri. Artinya, mereka dapat mengatasi tekanan kehidupan normal, dapat berfungsi secara produktif dan bermanfaat, dan mampu memberikan kontribusi kepada komunitas mereka. Jika kesehatan mental mengalami gangguan, maka tentu saja kita tidak dapat melakukan sesuatu dengan normal dan ujungnya kita tidak dapat berpikir dengan jernih dalam menanggapi segala tekanan hidup.

Walaupun sudah banyak sekali terjadi kasus yang berujung fatal masyarakat belum menanggapi masalah kesehatan mental dengan serius, inilah mengapa penting sekali kita menerapkan edukasi pentingnya menjaga kesehatan mental. 

Faktor remaja dapat mengalami gangguan kesehatan mental.

Masalah kesehatan mental tentu saja memiliki beberapa faktor penyebab seseorang psikologis yang tidak stabil. Selain dikarenakan tekanan hidup, adapun faktor lain diantaranya melalui :

Peristiwa traumatik, seperti mengalami kekerasan dan pelecehan seksual.

Tekanan batin.

Perasaan rendah diri, tidak mampu marah atau kesepian.

Sebenarnya kita dapat memahami bahwa setiap remaja memiliki sisi mental yangberbeda, ada yang kuat dan ada yang lemah dalam menangani masalah hidup. Dan tentu saja sangat menginginkan setiap remaja memiliki kesehatan mental yang kuat dalam menghadapi semua tantangan kehidupan, maka dari itu penting sekali orang tua memerhatikan dan menerapkan edukasi kesehatan mental sejak dini.

Dampak berbahaya masalah mental pada remaja.

Seperti yang kita tahu dampak paling fatal adalah seperti yang dijelaskan diatas, dampak tersebut bisa saja terjadi jika gangguan mental sudah ditingkat berbahaya jika kita tidak dapat menanggapi dengan benar.

Tak hanya itu, dampak lainnya dapat seperti :

Mengalami kecemasan berlebihan, amarah dan perubahan suasana hati yang cepat.

Kondisi seperti ini sebenarnya wajar dan umum dialami banyak orang, namun perlu diperhatikan jika remaja tidak dapat mengontrol emosi dan mengalami kecemasan yang berlebihan dapat menandakan bahwa remaja tersebut sedang dalam kesehatan mental yang tidal baik-baik saja.

Remaja dapat merasa putus asa atau kewalahan dalam keseharian merasa diri adalah orang yang sangat terpuruk atau paling sial dalam kehidupan ini, dan pikiran itu terus ada sampai seorang remaja tidak dapat berpikir jernih dan susah utnuk kosentrasi dalam melakukan hal-hal disekitarnya, sampai ia tidak dapat tidur dengan nyenyak.

Menarik diri atau mngasingkan diri dari lingkungan sosial.

Jika seorang remaja tiba-tiba jadi sering menutup diri atau terlalu banyak menghabiskan waktu sendiri tanpa adanya interaksi sosial, hal ini perlu diperhatikan. Karena hal ini dapat menandakan adanya masalah emosional dalam diri yang berisiko menganggu kesehatan mental.

Menunjukkan perubahan kepribadian.

Hal ini terjadi jika seseorang tidak lagi merasa seperti dirinya sendiri, atau merasa dirinya idak menjadi bagian dari teman-teman mereka, merasa minder atau inseure untuk dapat bergaul karena merasa berbeda dengan yang lain.

Lalu bagaimanakah kita menjaga kesehatan mental? Agar tidak mengalami berbagai hal yang disebutkan?

Agar dapat beraktivitas dan berinteraksi dengan baik dalam masyarakat serta terhindar dari penyakit mental, penting bagi para remaja atau anak-anak untuk senantiasa menjaga kesehatan mental. Berikut ini adalah panduan umum yang bisa diterapkan untuk menjaga kesehatan mental :

Hargai diri sendiri, misalnya dengan tidak membandingkan diri sendiri sendiri dengan orang lain.

Usahakan untuk selalu melihat sisi positif dari suatu masalah.

Dibutuhkan refresing dan istirahat sejenak untuk menenangkan pikiran.

Perlakukan dirimu seperti kamu memperlakukan orang lain yang kamu sayangi.

Temukan cara terbaik mengelola stress untuk diri sendiri, misalnya menulis buku harian, berjalan-jalan, dan berbincang dengan seseorang atau deep talk.

Syukuri segala hal yang dimiliki agar dapat menerima dan mencintai diri sendiri.

Kembangkan potensi yang kamu miliki atau coba hal-hal baru yang belum pernah dilakukan.

Terapkan pola hidup yang sehat, seperti konsumsi makanan sehat, rutin berolahraga dan beristirahat yang cukup.

Pelihara hubungan yang baik dengan orang lain.

Lakukan hal-hal yang membuatmu bahagia.

Berhenti bersikap perfeksionis.

Penting untuk diingat, kesehatan mental merupakan hal yang tidak boleh diabaikan atau disepelekan dan harus dipelihara sebaik mungkin. Lakukan cara menjaga kesehatan mental yang telah dipaparkan di atas agar fisik, mental, emosi, dan kehidupan sosialmu senantiasa dalam kondisi yang baik.

Jika kamu mengalami tanda gangguan mental atau memiliki keluarga maupun kerabat yang memiliki masalah ini, jangan malu untuk meminta bantuan psikolog dan psikiater. Dengan penanganan yang tepat, gangguan mental akan bisa dikendalikan dan kamu pun bisa menjalani hidup yang lebih berkualitas dan bahagia.

 

Penulis : KarenHapukh Imanuela

Mahasiswi Akademi Keperawatan Manggala Husada

Instagram : @kkeycndy

Referensi : 

https://www.alodokter.com/cari-tahu-informasi-seputar-kesehatan-mental-di-sini

https://aceh.bkkbn.go.id/?p=1367

https://www.google.com/amp/s/www.popmama.com/amp/big-kid/10-12-years-old/dewi-ratnaningtyas/bahaya-masalah-kesehatan-mental-pada-remaja-jika-diabaikan

Editor :