suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Dituntut Berbeda Walaupun Kasusnya Sama, Pengacara Akbar dan Arif Mengeluh, Kenapa Suud Dituntut Ringan

avatar suara-publik.com
Foto: Terdakwa Akbar Wahyu Saputra (18) dan M. Arif Hidayatullah (17), menjalani sidang di ruang Kartika PN.Surabaya, secara online.
Foto: Terdakwa Akbar Wahyu Saputra (18) dan M. Arif Hidayatullah (17), menjalani sidang di ruang Kartika PN.Surabaya, secara online.
suara-publik.com leaderboard

Surabaya, suara publik - Sidang Perkara Pengeroyokan yang mengakibatkan meninggal dunia Muhammad Fito, digelar dipengadilan negeri (PN) Surabaya dengan agenda Duplik.

Sebelumnya terdakwa Akbar Wahyu Saputra, M.Arif Hidayatullah dan Mukhamad Zulfar Waliuddin alias Su'ud (berkas terpisah) menjadi Buah Bibir dimana tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Zulfikar dari Kejaksaan Negeri Tanjung Perak ada yang perlakuan berbeda terhadap para terdakwa lainnya.

H.Soetomo,SH,MH, selaku Penasehat hukum Akbar dan Arif mengatakan, heran atas tuntutan jaksa yang diduga jomplang. Katanya.

Keberatan dengan Penuntutan yang dilakukan oleh JPU Zulfikar yang dianggap terlalu tinggi.

menurutnya ada perbedaan dengan tuntutan terhadap terdakwa Su'ud (berkas terpisah).

Padahal Pasal yang dipergunakan dalam pekara sama. Tegas Soetomo Senin (06/12/2021).

Untuk Akbar dan Arif lanjut Soetomo, dikenakan Pasal 170 ayat 2 dan 3 KUHPidana dan menuntut para terdakwa dengan Pidana Penjara selama 9 tahun sedangkan terhadap Su'ud dikenakan Pasal 80 ayat 1 Jo Pasal 76 E Undang-Udang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan anak dengan menuntut terdakwa dengan Pidana Penjara selama 1 tahun dan 6 bulan serta denda Rp.15 juta subsider 3 bulan kurungan.

Ia menambahkan yang mana Akbar dan Arif tidak ada niat pelaku pembunuhan dimana Akbar saat itu berusaha memisah dan mengamankan korban dari pengeroyokan Bayu Cs dan Tio kakak dari Su'ud. Paparnya.

Pada saat itu Akbar hanya memukul dengan menggunakan sandal jepit dan Arif sendiri hanya menampar saja, mana mungkin memukul pakai sandal bisa dianggap membunuh. Kami berharap kepada Majelis Hakim untuk lebih memberikan putusan yang seadil-adilnya mengingat terdakwa usia masih muda dan saat kejadian tersebut masih berstatus pelajar, Keluh Soetomo kepada Awak media.

Terpisah JPU Zulfikar dari Kejaksaan Negeri Tanjung Perak disinggung terkait adanya tuntutan berbeda. Ia mengatakan, bahwa untuk kedua terdakwa (Akbar dan Arif) terbukti melakukan pemukulan dan untuk terdakwa Mukhamad Zulfar Waliuddin alias Su'ud tidak satupun saksi dan para terdakwa melihat melakukan pemukulan terhadap Fito, hanya melakukan kepada Moch.Alvin Alfadhini Khumaidi(16).

"Terhadap terdakwa Su'ud dikenakan Pasal tentang perlindungan anak, kalau sidangnya tetap secara dewasa ,"Tegas JPU Zulfikar.

Untuk diketahui berdasarkan surat dakwaan pada tanggal 21 Mei 2021 sekitar pukul 01.30 WIB. Akbar, Arif dan Su'ud (berkas terpisah) dengan teman-temannya membawa Alvin disamping Perumahan RSI. Saat itu Su'ud menanyai keberadaan Fito sembari memukuli.

Kemudian para terdakwa mendatangi kos dari Muhammad Fito Zakariya di daerah Siwalankerto Timur Surabaya. Alwin dan Fito tiba di depan Starbucks kedua Terdakwa (Akbar dan Arif) bersama temannya melakukan pemukulan terhadap Fito menggunakan tangan dan kaki,Kemudian tidak berselang lama datang petugas security membubarkan terdakwa bersama dengan teman-temannya.

Kemudian meraka (Terdakwa dan Temannya) pindah di Samping perumahan RSI Jemur Sari meraka melakukan pemukulan terhadap Fito yang sudah dalam keadaan lemas. Kemudian Alvin membawa Fito ke Kosnya.

korban meninggal akibat kekerasan benda tumpul pada kepala yang menyebabkan pendarahan dibawah selaput tebal otak dan selaput tebal otak sehingga terjadi gangguan pada pusat nafas, yang mengakibatkan kekurangan oksigen.

Atas Perbuatan terdakwa Akbar dan Arif yang mengakibatkan korban Muhammad Fito Zakariya mengalami luka yang mengakibatkan korban meninggal dunia didakwa dengan Pasal Pasal 338 Jo. Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHPidana.(Sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper