suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

PAMIT PULANG SAKIT PERUT, TIDAK KEMBALI, SITI YULIA BAWA KABUR UANG SALON Rp. 9,8 JUTA, DIADILI

avatar suara-publik.com
Foto: Terdakwa Siti Yulia, saat menjalani sidang agenda saksi pelapor, diruang Cakra PN.Surabaya, secara online, Selasa (15/03/2022).
Foto: Terdakwa Siti Yulia, saat menjalani sidang agenda saksi pelapor, diruang Cakra PN.Surabaya, secara online, Selasa (15/03/2022).
suara-publik.com leaderboard

Surabaya, suara publik - Terdakwa Siti Yulia menggelapkan uang di tempatnya bekerja di salon kecantikan Royal Studi Mall PTC. Terapis bulu mata ini pamit untuk pulang ke rumah setelah membawa uang perusahaan. Setelah itu, dia kabur dan tidak pernah kembali lagi ke salon tempatnya bekerja. 

"Bilang ke temannya sakit perut. Habis itu tidak masuk kerja lagi. Dia menghilang," ujar Stevani Yufita, pemilik salon saat memberikan keterangan sebagai saksi dalam sidang di ruang Cakra Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (15/03/2022).

Perbuatan itu menurutnya sudah dilakukan karyawannya tersebut berulangkali. Siti mengambil uang dari pembayaran pelanggan Rp 9,8 juta. Uang yang diambil itu sebenarnya untuk menggaji karyawan lain. "Gaji teman-temannya dia bawa kabur juga," katanya.

Penggelapan itu dilakukan Siti saat berada di salon untuk melayani pelanggan yang memasang bulu mata. Setelah itu, dia tidak langsung pulang. Siti yang ketika itu merangkap kasir membawa kabur uang salon. 

Stevani yang tahu uangnya dibawa kabur sempat mencari keberadaan karyawannya tersebut. Dia sempat mendatangi rumah Siti di Bojonegoro. Ketika itu, Siti dan orang tuanya berjanji akan mengembalikan uangnya dengan mencicil. Stevanie memberi tenggat waktu tiga bulan untuk melunasinya.

"Tapi, sampai sekarang tidak ada itikad baik untuk mengembalikannya. Dia malah bekerja di tempat lain yang pemiliknya juga teman saya," ungkapnya.

Stevanie lantas melaporkan Siti ke Polrestabes Surabaya. Jaksa penuntut umum Hasan Efendi dari Kejari Tanjung Perak mendakwa Siti telah menggelapkan uang salon. Siti yang tidak didampingi pengacaranya membantah kalau dirinya disebut menggelapkan uang perusahaan. "Saya cuma pinjam tetapi tidak bisa mengembalikan," tuturnya.(Sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper