suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

DITAGIH UANG TARUHAN JUDI MERPATI, ILHAM BACOK KORBAN MEMBABI BUTA, SAMPAI SEKARAT

avatar suara-publik.com
Foto atas: Moch Ilham, dipersidangan secara online,mendengarkan keterangan saksi polisi yang menangkapnya, diruang Tirta 1 PN.Surabaya,Kamis (07/04/2022). Foto bawah: Saksi polisi M.Hosim memberikan kesaksian dipersidangan.
Foto atas: Moch Ilham, dipersidangan secara online,mendengarkan keterangan saksi polisi yang menangkapnya, diruang Tirta 1 PN.Surabaya,Kamis (07/04/2022). Foto bawah: Saksi polisi M.Hosim memberikan kesaksian dipersidangan.
suara-publik.com leaderboard

Surabaya, suara publik - Sidang perkara suatu niat awal melakukan percobaan pembunuhan, yang berakibat luka bacokan pada korban di sekujur tubuh, dengan menggunakan sebilah pisau panjang yang telah disiapkan, dengan terdakwa Moch.Ilham bin M.Ridoi, diruang Tirta 1, PN.Surabaya, secara online, Kamis (07/04/2022).

Jaksa Nurhayati dari Kejari Surabaya, mendakwa terdakwa telah melakukan tindak pidana "dengan sengaja merampas nyawa orang lain, jika niat untuk itu telah ternyata dan adanya permulaan pelaksanaan, dan tidak selesainya pelaksanaan itu, bukan semata-mata disebabkan karena kehendaknya sendiri"

Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 338 KUHP Juncto Pasal 53 Ayat (1) KUHP.

100%100%

Saksi Polisi M.Hosim dipersidangan menerangkan, atas laporan adanya kejadian pecobaan pembunuhan dan penganiayaan berat pada hari Sabtu 8 Januari 2022, selanjutnya melakukan cek TKP olah TKP mengarah ke terdakwa Ilham.Saat pendalaman kasus, Ilham telah kalau judi merpati, sehingga terdakwa tersinggung saat ditagih korban, hingga membacok dengan membabi buta.

Keterangan saksi polisi tidak dibantah oleh terdakwa Ilham, dan membenarkan semuanya. 

Awalnya terdakwa Ilham mendapat informasi bahwa mantan istrinya Sinta Anggraini (DPO) telah diperkosa salah satu kelompok anak buah Yudi.

Selanjutnya ditanyakan kebenarannya kepada mantan istrinya lewat catting.

mantan istri terdakwa menyampaikan agar terdakwa menjaga anak laki-lakinya,terkait pemerkosaan tersebut Terdakwa merasa yakin, merasa tersinggung, terdakwa mencari kelompok Yudi yang biasanya mangkal di daerah karang gayam ( tempat judi merpati).Dengan membawa pisau yang diselipkan dibalik bajunya.

Pada hari Sabtu tanggal 08 Januari 2022 terdakwa berangkat dari Madura ke Surabaya bersama Rais menggunakan angkutan bis. Sampai di karang gayam Terdakwa ikut taruhan judi merpati dan kalah.

Saat sedang duduk di tengah malam bersama Riski, saksi Choirul Imron menghampiri menagih uang taruhan dengan nada tinggi, membuat terdakwa tersinggung lalu mengeluarkan Pisau panjang dari balik bajunya, kemudian membacok ke tubuh Choirul, berulang ulang, mengenai kepala, tangan kiri, tangan kanan,saat korban lari, dikejar Terdakwa kembali membacok ketubuh korban, hingga terjatuh bersimbah darah.(Sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper