suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

PENGACARA TERDAKWA MINTA SURAT DAKWAAN DIFOTO COPIKAN DAN SAKSI VERBALISAN DIHADIRKAN, YUSUF TRI WAHYUDI PENGANTAR SABU SATU POKET, DIADILI

avatar suara-publik.com
Foto atas: Terdakwa Yusuf Tri Wahyudi, saat menjalani sidang dakwaan dan saksi dari kepolisian, diruang Cakra PN Surabaya, secara online, Rabu (13/04/2022). Foto: Pengacara terdakwa Yusuf Tri Wahyudi, dipersidangan ruang Cakra PN Surabaya.
Foto atas: Terdakwa Yusuf Tri Wahyudi, saat menjalani sidang dakwaan dan saksi dari kepolisian, diruang Cakra PN Surabaya, secara online, Rabu (13/04/2022). Foto: Pengacara terdakwa Yusuf Tri Wahyudi, dipersidangan ruang Cakra PN Surabaya.
suara-publik.com leaderboard

Surabaya, suara publik - Sidang perkara narkotika jenis sabu sebanyak satu poket dengan terdakwa Yusuf Tri Wahyudi bin Iswanto, dieuang Cakra PN.Surabaya, secara online, Rabu (13/04/2022).

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rini NT, yang dibacakan oleh jaksa Nurhayati dari Kejari Surabaya, yang menyatakan terdakwa Yusuf Tri Wahyudi melakukan tindak pidana yang,

"tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I,"

Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

100%100%

Jaksa Nurhayati menghadirkan saksi penangkap dari Polsek Sawahan Surabaya, yang menjelaskan menangkap terdakwa Yusuf saat sedang berjalan, lalu dihentikan oleh saksi bersama tim, yang rencananya akan mengantarkan pesanan sabu.

Saat digeledah ditemukan sabu satu poket 0,28 gram dalam penguasaan terdakwa.

Terhadap keterangan saksi polisi, terdakwa Yusuf membenarkannya.

Selanjutnya penasihat hukum terdakwa meminta kepada majelis hakim atas foto Copi surat dakwaan yang belum diterimanya, dan meminta majelis hakim memberikannya,

" Kami belum menerima surat dakwaan yang mulia, kamu mohon tolong difoto copikan dari pengadilan ,"

" Loh, kalau surat dakwaan yang kita pegang ini tidak bisa kita foto copikan, surat dakwaan itu memintanya ke jaksa bukan ke majelis," tegas hakim parno.

" Tolong Bu jaksa diberikan surat dakwaan kepada PH terdakwa ," tambah parno.

" Ya, kami akan memberikan, tapi kalau tidak ke kantor kejaksaan ya tidak kami berikan," tegas jaksa Nurhayati.

Perihal lain yang tampak pada akhir sidang, pengacara terdakwa juga meminta kepada majelis hakim untuk menghadirkan saksi Verbalisan dipersidangan.

" Kami juga memohon untuk saksi Verbalisan lisan untuk dihadirkan yang mulia,"

Kembali hakim Suparno dengan nada tinggi menjelaskan kepada PH terdakwa bahwa saksi Verbalisan adalah permintaan JPU bukan permintaan PH terdakwa,

" Saya jelaskan ya, yang menghadirkan saksi Verbalisan itu jaksa, bukan permintaan dari pengacara terdakwa, kalau dirasakan tidak perlu dihadirkan, ya tidak perlu, kecuali kalau terdakwa menyangkal dari dakwaan sesuai BAP, Beru Jaksa akan menghadirkan saksi Verbalisan, dengan dasar memohon kepada majelis hakim," tegas hakim parno lagi.

Sidang akan dilanjutkan dengan pemeriksaan terdakwa Rabu pekan depan, sidang ditutup dengan ketokan palu hakim.

Pada hari Kamis tanggal 21 Oktober 2021 sekira pukul 12.30 wib, terdakwa Yusuf Tri Wahyudi dihubungi oleh seseorang yang tidak dikenal, minta tolong membelikan sabu.

Selanjutnya terdakwa menghubungi Wiji (DPO) untuk membeli sabu seharga 350 ribu, sepakat bertemu di makam jarak Surabaya.Selanjutnya pukul 13.00 wib terdakwa mendapatkan sabu 1 poket seberat 0,28 gram, dari Wiji.

Selanjutnya pukul 14.00 wib terdakwa menuju jalan tambak asri untuk menyerahkan sabu kepada pemesannya. Terdakwa ditangkap oleh saksi Firdaus Nurul dan saksi M.Aziz anggota Polsek Sawahan Surabaya.Ditemukan BB sabu 0,28 gram dalam bungkus rokok.(Sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper