suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

TERKAIT KASUS KURIR SABU, PENGACARA MINTA SURAT DAKWAAN DICOCOKAN DENGAN YANG DIPEGANG JAKSA DAN HAKIM, APAKAH SAMA

avatar suara-publik.com
Foto: Terdakwa Yusuf Tri Wahyudi, saat menjalani sidang dengan agenda pemeriksaan terdakwa, diruang Cakra PN Surabaya, secara online, Rabu (20/04/2022).
Foto: Terdakwa Yusuf Tri Wahyudi, saat menjalani sidang dengan agenda pemeriksaan terdakwa, diruang Cakra PN Surabaya, secara online, Rabu (20/04/2022).
suara-publik.com leaderboard

Surabaya, suara publik - Sidang perkara narkotika jenis sabu sebanyak satu poket dengan terdakwa Yusuf Tri Wahyudi bin Iswanto, diruang Cakra PN.Surabaya, secara online, Rabu (20/04/2022).

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rini NT, yang dibacakan oleh jaksa Nurhayati dari Kejari Surabaya, yang menyatakan terdakwa Yusuf Tri Wahyudi melakukan tindak pidana yang,

"tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I,"

Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sidang yang beragendakan pemeriksaan terdakwa Yusuf Tri Wahyudi, yang mengatakan kalau dirinya ditangkap tanggal 21 Oktober 2021 di jalan tambak asri tepatnya di bawah tol.

Menurut pengakuan Yusuf dirinya disuruh membeli sabu seharga 200 ribu lalu disuruh mengantarkan ke pemesan, dan telah menjadi perantara sabu sebanyak empat kali pengakuan terdakwa Yusuf, setiap membelikan sabu dirinya mendapat upah sebesar 25 ribu.

Giliran penasihat hukum terdakwa diberikan kesempatan oleh hakim, untuk bertanya kepada terdakwa, justru pengacara terdakwa masih menyoal fotocopi berkas dakwaan yang diberikan oleh JPU, masih menginginkan melihat yang ada pada JPU dan yang ada pada majelis hakim, apakah sama berkas tersebut dengan yang diberikan kepada pengacara terdakwa.

" Kami mohon bisa melihat berkas dakwaan yang ada pada JPU dan yang diberikan kepada majelis hakim dalam pemeriksaan perkara ini, apakah sama dengan yang saya pegang ini," ulas Pengacara Terdakwa.

" Kan sudah diberikan surat penetapan penahanan dan berkas dakwaan dari JPU, apalagi yang mau diminta, kan sudah diberikan dan juga sudah jelas dan transparan, sekarang silahkan bertanya kepada terdakwa, karena sekarang ini sesi bertanya kepada terdakwa," tegas hakim kepada pengacara terdakwa.

Sidang akan dilanjutkan dengan agenda tuntutan JPU, pada pekan mendatang. sidang ditutup dengan ketokan palu hakim.

Pada hari Kamis tanggal 21 Oktober 2021 sekira pukul 12.30 wib, terdakwa Yusuf Tri Wahyudi dihubungi oleh seseorang yang tidak dikenal, minta tolong membelikan sabu.

Selanjutnya terdakwa menghubungi Wiji (DPO) untuk membeli sabu seharga 350 ribu, sepakat bertemu di makam jarak Surabaya. Selanjutnya pukul 13.00 wib terdakwa mendapatkan sabu 1 poket seberat 0,28 gram, dari Wiji.

Selanjutnya pukul 14.00 wib terdakwa menuju jalan tambak asri untuk menyerahkan sabu kepada pemesannya. Terdakwa ditangkap oleh saksi Firdaus Nurul dan saksi M.Aziz anggota Polsek Sawahan Surabaya.Ditemukan BB sabu 0,28 gram dalam bungkus rokok.(Sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper