suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

ANIAYA WANITA MENGENAI KEPALA, WAJAH DAN TELINGA, IWAN SUCIPTO DIVONIS 7 BULAN BUI

avatar suara-publik.com
Foto: Sidang perkara penganiayaan dengan terdakwa Iwan Sucipto, dengan agenda pembacaan putusan oleh majelis hakim, diruang Cakra PN.Surabaya.
Foto: Sidang perkara penganiayaan dengan terdakwa Iwan Sucipto, dengan agenda pembacaan putusan oleh majelis hakim, diruang Cakra PN.Surabaya.
suara-publik.com leaderboard
Surabaya, suara publik - SIdang perkara penganiayaan terhadap wanita bernama Anisa Eka Mariana, sebanyak empat kali, dengan terdakwa Iwan Sucipto bin Sujar, diruang Cakra PN.Surabaya, secara online.

Sidang yang beragendakan putusan yang dibacakan hakim Erentua Damanik, mengadili, menyatakan Terdakwa Iwan Sucipto, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “peganiayaan”, Sebagaimana diatur dan diancam pidana Pasal 351 Ayat (1) KUHP.

Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa Iwan Sucipto Bin Sujar dengan pidana penjara selama 7 Bulan, dikurangkan seluruhnya selama berada dalam tahanan, menetapkan terdakwa tetap ditahan.

Putusan hakim lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Siska Christina dari Kejari Surabaya, dengan pidana penjara 8 bulan.

Terhadap putusan hakim, terdakwa Iwan Sucipto, menyatakan menerima, demikian pula Jaksa menerima," kami menerima yang mulia,"

Pada hari Kamis tanggal 13 Januari 2022 jam 20.30 Wib, bertempat di parkiran depan Makam yang terletak di Jl.Siwalankerto Surabaya.

Awalnya, saksi Muji Asri mendatangi saksi Siti Shopiana dan saksi Anisa Eka Mariana, lalu saksi Muji Asri (Istri Terdakwa iwan) berkata kepada saksi Siti Shopiana “Kenapa Kamu melihat Saya dan Kamu senang dengan Suami saya ? “ dengan memegang kerah baju saksi Siti Shopiana lalu dijawab “Tidak ada hubungan dengan Suami Mu” dan mendorong saksi Muji Asri.

Terdakwa Iwan yang melihat istrinya Muji Asri didorong oleh saksi Anisa Eka Mariana lalu terdakwa mendekati saksi Anisa Eka Mariana selanjutnya langsung melakukan pemukulan yang mengenai bagian kepala, wajah dan telinga saksi Anisa Eka Mariana sebanyak 4 kali menggunakan tangan.

Akibat perbuatan Terdakwa, saksi Siti Shopiana mengalami luka dan berdasarkan Visum Et Repertum, di Rumah Sakit Islam Jenmursari Surabaya, hasil pemeriksaan ditemukan, pada pipi kiri, satu sentimeter dibawah mata kiri ditemukan luka memar disertai pembengkakan, warna kemerahan, bentuk tidak beraturan, ukuran diameter empat sentimeter.(Sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper