suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

"NGINAP DIRUMAH TEMAN, NYOLONG HP, DITANGKAP SAAT OPEN BO DI HOTEL" ANI WIDYAWATI DIHUKUM 7 BULAN BUI

avatar suara-publik.com
Foto: Terdakwa Ani Widyawati menjalani sidang dengan agenda putusan hakim diruang Cakra PN.Surabaya,Rabu (18/05/2022).
Foto: Terdakwa Ani Widyawati menjalani sidang dengan agenda putusan hakim diruang Cakra PN.Surabaya,Rabu (18/05/2022).
suara-publik.com leaderboard
Surabaya, suara publik - Ani Widyawati mencuri handphone (HP) saat menginap di rumah temannya, Addelia Ayu Adiawati di Jalan Kupang Gunung V.no.02 Surabaya. Ani sempat mengakui mengambil HP saat dikonfirmasi. Namun, dia tidak kunjung mengembalikannya. Ani baru muncul ketika dipancing Addelia menggunakan akun MiChat saat open booking online (BO). Ani berhasil ditangkap polisi di kamar hotel Sparkling Jalan Kayoon.

Ani Widyawati divonis selama 7 bulan penjara. Majelis hakim menyatakan dirinya terbukti bersalah mencuri handphone (HP) saat menginap di rumah temannya, Addelia Ayu Adiawati di Jalan Kupang Gunung V. 

"Mengadili, menyatakan terdakwa Ani Widyawati telah terbukti bersalah melanggar pasal 362 KUHP," kata ketua majelis hakim Suparno saat membacakan amar putusannya di ruang Cakra Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (18/05/2022).

Terhadap putusan tersebut, terdakwa yang tidak didampingi pengacara saat mejalani sidang menyatakan terima. "Terima Pak Hakim," ujar terdakwa. 

Putusan tersebut lebih ringan satu bulan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Dzulkifli Nento dari Kejaksaan Negeri Surabaya. 

Ani sempat mengakui mengambil HP saat dikonfirmasi. Namun, dia tidak kunjung mengembalikannya. 

Untuk diketahui, dalam fakta persidangan Ani baru muncul ketika dipancing Addelia menggunakan akun MiChat saat open booking online (BO). Ani berhasil ditangkap polisi di kamar hotel Sparkling Jalan Kayoon.

Berawal saat terdakwa Ani yang menumpang tidur di rumahAddelia melihat HP Samsung tipe A02 S milik temannya tersebut tergeletak di tempat tidur. Dia mengambil HP itu lalu pergi tanpa sepengetahuan Addelia yang terlelap. 

Keesokan harinya, Addelia menanyakan HP miliknya yang hilang. Ani mengakui bahwa dirinya yang mengambilnya dan berjanji akan segera mengembalikannya.

"Namun ditunggu-tunggu HP milik Addelia tidak juga dikembalikan oleh terdakwa.Tidak kurang akal saksi Addelia tahu kalau temannya itu kerap open BO di MiChat berpura-pura sebagai pelanggan yang membutuhkan jasa Ani. Melalui percakapan di aplikasi MiChat, keduanya sepakat bertemu di hotel Sparkling Jalan Kayoon Surabaya. 

Ani kemudian ditangkap polisi di kamar hotel tersebut. Addelia mengakui bahwa HP miliknya kini sudah kembali. HP itu yang digunakan Ani untuk percakapan dengannya di MiChat. Terdakwa mengakui kalau HP yang dicuri dari temannya itu tidak dijual, namun untuk dipakainya sendiri.(Sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper