suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

"BELANJA STOK SABU 3 GRAM, PENUHI PESANAN PELANGGAN" JOKO SANTOSO DAN AKIYAR DIDAKWA SEBAGAI PENGEDAR

avatar suara-publik.com
Foto: Terdakwa Joko Santoso dan Akiyar, menjalani sidang agenda dakaaan dan saksi, diruang Garuda 1 PN.Surabaya, secara online.
Foto: Terdakwa Joko Santoso dan Akiyar, menjalani sidang agenda dakaaan dan saksi, diruang Garuda 1 PN.Surabaya, secara online.
suara-publik.com leaderboard

Surabaya, suara publik -Sidang perkara penyalahgunaan narkotika jenis sabu seberat 3 gram, dengan harga Rp.3,1 juta, dengan Terdakwa Joko Santoso bin Sudarno bersama dengan Akiyar bin Dali, diruang Garuda 1, PN Surabaya, secara online.

Jaksa Dewi Kusumawati dari Kejari Tanjung Perak, mendakwa kedua terdakwa, telah melakukan tindak pidana 

"tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I"

Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika Jo. Pasal 55 ayat (1) Ke - 1 KUHP.

Saksi penangkap dari Polres Tanjung Perak, Alfian menerangkan bahwa menangkap terdakwa Joko Santoso tanggal 14 Januari 2022, ditemukan pipet sisa sabu, terdakwa mengaku mendapat sabu dari Akiyar.selanjutnya saksi bersama tim melakukan penangkapan pula terhadap Akiyar di cerme Gresik.

" Joko perannya sebagai penjual sabu,membeli dari akiyar sebayak 3 gram, sedangkan akiyar sendiri mendapat sabu dari Eko (DPO)," kata saksi.

Sidang akan dilanjutkan Kamis depan, dengan agenda tuntutan jaksa.

Dalam dakwaan jaksa, Pada hari Senin tanggal 10 Januari 2022 sekira pukul 08.00 wib, terdakwa Joko Santoso dihubungi oleh terdakwa Akiyar lewat WA, untuk mengambil sabu, kemudian jam 1 siang keduanya bertemu di depan Indomart jalan Morowudi cerme Gresik.

Selanjutnya terdakwa Akhyar menyerahkan bungkusan tisyu berisi sabu seberat 3 gram, dan terdakwa Joko membawa sabu pulang dan membagi 3 bungkus, perbungkus seberat 1 gram, dijual kembali kepada pelanggannya.Joko membeli sabu kepada akiyar seharga Rp. 3.150.000,-.

Kemudian terdakwa menjual per gram sabu seharga 1,2 juta, kepada teman temannya Arip, Menol,. Bogang.Dari penjualan sabu tersebut, terdakwa mendapat keuntungan 450 ribu.

Pada Jumat 14 Januari 2022 sekitar jam 07.30 wib, terdakwa Joko Santoso ditangkap oleh saksi Husni Armansyah dan saksi Arfian Pakarti anggota Polres Pelabuhan Tanjung Perak, di rumahnya jalan Mulyorejo baru Babat Jerawat Pakal Surabaya. Dilakukan penggeledahan ditemukan 1 pipet ada sisa sabu seberat 2,20 gram dengan pipetnya, dalam jaket yang digantung dalam kamar terdakwa Joko. 1 HP Vivo, 

Dilakukan pengembangan, terdakwa Aktiyar ditangkap sekitar jam 11.00 wib, di depan Indomart jalan Morowudi Cerme Gresik.Penggelesahan ditemukan 1 HP dan uang 200 ribu.1 ATM BCA.(Sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper