suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

KOMPAK, BAPAK ANAK AMINUDIN DAN WAHID, SALAHGUNAKAN NARKOBA, DIADILI

avatar suara-publik.com
Foto: Terdakwa Aminudin dan Abdul Wahid, menjalani sidang agenda saksi dan pemeriksaan terdakwa, diruang Candra PN Surabaya, Senin (13/06/2022).
Foto: Terdakwa Aminudin dan Abdul Wahid, menjalani sidang agenda saksi dan pemeriksaan terdakwa, diruang Candra PN Surabaya, Senin (13/06/2022).
suara-publik.com leaderboard

Surabaya, suara publik - Sidang perkara penyalahgunaan narkotika jenis sabu poket pahe, dengan terdakwa Mochamad Amirudin bin Abdul Wahid dan terdakwa Abdul Wahid alias Abah, anak dan bapak tersebut bekerjasama menerima pesanan sabu selanjutnya membelikan sabu dari seseorang, diruang Candra PN.Surabaya, secara online, Senin (13/06/2022).

Jaksa Nunung Nuraini dari Kejati Jatim mengajukan saksi umum yang juga dimintai keterangan oleh penyidik saat itu, karena berhalangan hadir, kesaksian dibacakan, dan mendapat persetujuan dari para terdakwa, saksi menjelaskan pada hari Senin tanggal 6 Desember 2021 di dalam rumah jalan Demak 69 Surabaya, saat saksi melewati jalan Demak, menyaksikan saat polisi melakukan penggeledahan dirumah tersebut terhadap kedua terdakwa.

Dilanjutkan agenda pemeriksaan terhadap kedua terdakwa, terdakwa Amirudin mengaku membeli sabu kepada ayahnya terdakwa Abdul Khalid, diakui oleh Amirudin sabu yang dibelinya untuk dipakai sendiri.

Terdakwa mengaku menyesali atas perbuatannya , memohon keringanan atas hukumannya nanti.

Hakim ketua Sutrisno menunda sidang dua Minggu mendatang dengan agenda tuntutan JPU.

Diketahui, pada hari Senin tanggal 06 Desember 2021 sekitar pukul 18.00 wib saksi M.Riswan dan saksi Gita Suwarsono petugas Ditresnarkoba Polda Jatim, melakukan penangkapan terhadap terdakwa, saat akan keluar rumah di jalan Demak 69 dan terdakwa Abdul Wahid alias Abah sedang tiduran di depan TV.

Dilakukan penggeledahan ditemukan BB dalam genggaman Amirudin 1 HP dan dalam tas hitam yang dipakai terdapat 1 amplop berisi sabu seberat 0,145 gram,

Pada terdakwa Abdul Wahid didapat 1 HP Nokia dan 1 HP merk Infilix serta yang 200 ribu.

Amirudin mendapatkan sabu dari sebelumnya ada yang memesan sabu padanya, kemudian Amirudin yang bekerja sebagai supir, disaat pulang kerja menghubunginya ayahnya Abdul Wahid untuk membeli sabu 1 poket ukuran pahe.

Sepulang kerja terdakwa Amirudin menerima langsung dari ayahnya Abdul Wahid di jalan Demak 69, dan diberikanlah uang 200 ribu kepada ayahnya Abdul wahid, sesaat sambil istirahat dan menunggu pemesan sabu tadi, terdakwa Amirudin ditangkap juga ayahnya Abdul Wahid.

Perbuatan para terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 114 ayat (1) jo pasal 132 ayat (1) UU R.I No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.(Sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper