suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Dugaan Kasus Bansos Desa Gunung Rancak Sampang, Dalam Tahap Penyidikan

avatar suara-publik.com
suara-publik.com leaderboard

SAMPANG, (suarapubik.com) - Dugaan korupsi Bansos Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) di Desa Gunungrancak, Kecamatan Robetal, Kabupaten Sampang, Jumat (17/06/2022), sedang dalam tahap penyidikan. 

Dikonfirmasi awak media, Rustam Bagian Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Kejari Sampang, mengatakan, bahwa Kepala Kejaksaan Negeri Sampang, Kasi Intel, dan juga Kasi Pidsus lagi ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, tidak berada ditempat. "Jadi, hari Senin kalau mau konfirmasi. Silahkan datang lagi kesini," ujarnya. 

Sedangkan Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejaksaan Negeri Sampang, Achmad Wahyudi, membenarkan adanya laporan dugaan kasus penggelapan dana Bansos di Desa Gunung Rancak.

“Benar mas, laporan tersebut masuk ke kami pada bulan Februari 2022 lalu, dan sudah diproses,” tutur Achmad, saat ditemui di ruang kerjanya, Jum'at (17/06/2022).

Menurut Achmad, dugaan kasus tersebut sudah ditangani oleh Kasi Pidsus dan sudah masuk pada tahap penyidikan.

“Kasus tersebut sudah ditangani Kasi Pidsus dan masuk pada tahap penyidikan,” ungkapnya.

Dengan tegas, pihaknya berjanji akan terus memproses kasus tersebut sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP), sampai penetapan tersangka.

“Kami juga telah melakukan pemanggilan terhadap saksi-saksi. Kami butuh waktu untuk mengungkap dan menetapkan tersangka,” tambahnya.

“Mohon do’a dan dukungannya, agar segera ada yang ditetapkan sebagai tersangka,” tandasnya. 

Sedangkan, pihak pelapor Saudi Arabia menjelaskan, kasus yang bergulir ini sudah berjalan empat bulan lamanya. Bahkan, ada beberapa saksi yang sudah di panggil oleh pihak Kejaksaan Negeri Sampang. 

"Maka dari itu ada salah satu tokoh pelapor yang mendesak Kejaksaan Sampang agar segera di tetapkan tersangka ialah MJ Kades Gunungrancak secara terang terangan melakukan pidana korupsi bansos BLT DD, BST, BSB dan BPNT," ucapnya.

Pihaknya menjelaskan, bahwa kami sudah bersurat. Sekitar bulan Februari 2022 ke Kejaksaan Negeri Sampang dan semua bukti-bukti kami lampirkan dalam surat tersebut," katanya.

Dia juga menambahkan, kami berharap pihak Kejaksaan Negeri Sampang bekerja secara profesional. Jangan sampai masuk angin," tutupnya. (Lex)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper