suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

CEMBURU WANITANYA BERSAMA PRIA LAIN DI CAFE, DJ HANAFI HAJAR PACAR DI KAMAR KOS

avatar suara-publik.com
Foto: Terdakwa Hanafi, saat menjalani sidang agenda saksi korban penganiayaan, diruang Candra PN.Surabaya, secara online, Kamis (30/06/2022).
Foto: Terdakwa Hanafi, saat menjalani sidang agenda saksi korban penganiayaan, diruang Candra PN.Surabaya, secara online, Kamis (30/06/2022).
suara-publik.com leaderboard
Surabaya, suara publik - Sidang perkara penganiayaan terhadap pacarnya Indra Kurniawati, karena rasa cemburu, terdakwa Hanafi menjalani sidang diruang Candra, dipimpin ketua majelis hakim Ni Made Purnami, dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Hasan Efendi, Kamis (30/06/2022).

Dalam kesaksiannya, Indra Kurniawati menjelaskan bahwa, pada hari Minggu, 06 Maret 2022 sekitar 20.30 wib, terdakwa melakukan pemukulan berulang-ulang kearah muka dan kepala. Akibat pemukulan tersebut, saksi Indra sempat dibawa ke Rumah Sakit Adi Husada, namun tidak menjalani rawat inap, hanya rawat jalan.

"Saya sampai tidak dapat masuk kerja selama satu minggu lamanya," kata Indra saat memberikan kesaksian dihadapan Majelis Hakim.

Disinggung kenapa saksi dipukuli oleh terdakwa dan apa alasannya, tanya JPU, "saya tidak tau, mungkin karena cemburu pak," ucap saksi.

Dalam keterangan dari saksi penangkap yang intinya melakukan penangkapan terhadap terdakwa setelah ada laporan dari korban.

Terhadap keterangan saksi korban, terdakwa yang juga berprofesi sebagai Disc Joky (DJ), tidak membantah.

Dalam dakwaan, berdasarkan surat dakwaan dari JPU bahwa, pada hari Sabtu, 05 Maret 2022 terdakwa Hanafi bersama temannya mimum-minuman keras di Studio Musik di daerah Rungkut, Surabaya.

Kemudian terdakwa menjemput Indra di tempat kerjanya di Cafe Phonix Jalan Kenjeran Surabaya dan terdakwa sempat melihat Indra bersama laki-laki lain.

Setibanya di tempat kos terdakwa Hanafi, jalanTambak Laban, Surabaya, terdakwa marah-marah kepada saksi korban Indra, Karena merasa cemburu terhadap seorang laki-laki yang tidak terdakwa kenal saat di Cafe Phonix tersebut.

Kemudian terjadi pertengkaran, terdakwa yang merasa emosi dan memukul saksi korban Indra dibagian mata sebelah kiri. Kemudian memukul dan menendang saksi korban Indra berkali-kali diseluruh tubuh, mulai bagian kepala sampai mengenai kakinya. 

Akibat penganiayaan tersebut, saksi korban Indra mengalami luka lebam pada bagian mata sebelah kiri dan merasakan sakit disekujur tubuh mulai dari kepala sampai dengan kakinya, disebabkan persentuhan dengan benda tumpul, Luka gores pada pipi sebelah kiri bibir mulut atas sebelah tengah bibir mulut bawah sebelah tengah yang dapat disebabkan oleh persentuhan dengan benda tajam.

Kemudian kejadian tersebut dilaporkan Polsek Semampir, Surabaya.

Akibat Perbuatannya, terdakwa dijerat dengan pidana sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 351 ayat 1 KUHP.(Sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper