suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

CAPAIAN KINERJA KEJARI TANJUNG PERAK SURABAYA BULAN JANUARI SAMPAI JUNI 2022

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy
Foto: Kejari Tanjung Perak Surabaya, I Ketut Kasna Dedi, beserta jajaran, saat jumpa pers, Kamis (21/07/2022).
Foto: Kejari Tanjung Perak Surabaya, I Ketut Kasna Dedi, beserta jajaran, saat jumpa pers, Kamis (21/07/2022).
Surabaya, suara publik - Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak Surabaya dalam capaian kinerja mulai bulan Januari sampai bulan Juni 2022, Salah satunya seksi tindak pidana khusus eksekusi denda perkara dan biaya perkara sebesar Rp 250 juta. 

Kejari Tanjung Perak Surabaya, I Ketut Kasna Dedi mengatakan, bahwa eksekusi denda perkara dan biaya perkara sebesar Rp 250 juta. Sedangkan untuk penyelamatan keuangan negara sebesar Rp 200 juta. "Sertifikat hak milik Nomor 595/Kapasan an Erik Kurniawan dengan nilai pasar Rp 2.357 juta. Dan 32 sertifikat HGB dengan nilai pasar Rp 51 juta,"kata Kasna di kantor Kejari tanjung Perak Surabaya, Kamis,(21/07/2022).

Lebih lanjut, Kasna menjelaskan bahwa penanganan perkara dengan jumlah kerugian keuangan negara yaitu tindak pidana dalam pemberian kredit perkara tindak pidana korupsi dalam pemberian kredit KPR oleh Bank Mandiri Area Surabaya Niaga kepada saudara Erik Kurniawan pada Tahun 2018 dengan kerugian Negara sebesar Rp 3.5 milyar. Kedua tindak Pidana Korupsi dalam Pemberian Kredit oleh Bank Jatim terhadap PT. Hazzel Karya Makmur tahun 2014 sampai dengan tahun 2015 atas nama Terdakwa Ria Komsatun bin Jasmun dengan kerugian Negara sebesar Rp 60 miliar.

Sementara untuk pemulihan penyelamatan keuangan Negara yaitu aset Pemerintah Kota Surabaya di Kecamatan Tenggilis seluas 17.700 M, senilai Rp 53 miliar. Dan aset Pemerintah Kota Surabaya c Kecamatan Pakal seluas 13.390 M, senilai Rp 15 miliar. "Penyelamat Keuangan Negara total senilai Rp 69 miliar dan untuk pendampingan hukum sebanyak 60 pekerjaan total senilai Rp 341 miliar,"terangnya.

Kemudian untuk kasus barang bukti dan barang rampasan seperti perkara narkotika. Sebanyak 331 perkara terdiri dari 11.070 gram sabu dan 12 butir pil ekstasi dan sebanyak 7 perkam terdiri dari 3 buah senjata api dan 7 buah senjata tajam jenis L pisau dan celurit. Sebanyak 4 perkara terdiri dari 30.728 pil double. Sebanyak 62 (enam puluh dua) perkara terdiri dari kertas rekapan togel, bolpoin, kartun ATM, Buku Tabungan, Handphone, kartu remi, kartu domino dan lain-lain.(Sam)

Editor :