suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Kurir 4,5 Kg Sabu Jaringan Antar Pulau, Pepen Supendi di Tuntut 16 Tahun Penjara dan Denda 8 Miliar

avatar suara-publik.com
Foto: Terdakwa Pepen supendi, saat mendengarkan tuntutan JPU Di ruang Tirta 1 PN Surabaya, secara online, Senin (25/07/2022).
Foto: Terdakwa Pepen supendi, saat mendengarkan tuntutan JPU Di ruang Tirta 1 PN Surabaya, secara online, Senin (25/07/2022).
suara-publik.com leaderboard

Surabaya, suara publik - Walaupun diancam sampai dengan hukuman mati atau seumur hidup, sepertinya peredaran narkotika terutama jenis sabu semakin merajalela saja, hal itu tak menyurutkan niat para pelakunya. Seperti yang dilakukan oleh Pepen Supendi, warga Jampang Tengah Sukabumi, Jawa Barat. Pria 40 tahun itu menjadi perantara sabu seberat 4,5 kilogram. 

Pepen Supendi oleh Jaksa Suparlan dari Kejari Surabaya, dituntut dengan Pidana penjara selama 16 tahun dan denda Rp.8 Miliar, subsider 6 bulan penjara, sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Khusani, diruang Tirta 1 PN.Surabaya, Senin, (25/07/2022).

Terdakwa Pepen Supendi terbukti bersalah, secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 114 ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika 

Terhadap tuntutan, Majelis Hakim memberikan kesempatan kepada terdakwa melalui Penasehat Hukum untuk mengajukan Pledoi ( pembelaan).

"kita tunda sidang, minggu depan untuk pembacaan pledio,"kata Hakim Khusani sembari mengetuk palu persidangan.

Dalam surat dakwaan jaksa, bahwa perbuatan terdakwa Pepen Supendi dilakukan pada Selasa (8/3 sekira pukil 14.00. Saat itu, terdakwa dihubungi Arif (DPO) agar berangkat ke Pekan Baru. Lalu, terdakwa menerima uang melalui transfer sebesar Rp 4 juta untuk biaya operasionalnya. 

Sesampainya di Pekan Baru, terdakwa kemudian mengambil sabu yang dikemas dalam 6 bungkus teh Cina yang berada di selokan di daerah Arengka. Selain mengambil barang haram tersebut, Arif menyuruh terdakwa untuk mengedarkannya. 

Selang tiga hari kemudian aksi terdakwa tercium oleh petugas kepolisian Satresnarkoba Polrestabes Surabaya. Dimana saat itu juga, dilakukan penangkapan terhadap terdakwa saat berada di pintu tol Cikupa.

Bahwa pada Jumat (11/3), sekira pukul 16.30 WIB, polisi melakukan penangkapan saat terdakwa sedang sendirian di pintu tol Cikupa.

Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan barang bukti berupa 6 bungkus plastik teh Cina Guanyinwang yang berisi sabu masing-masing seberat 1052 gram, 1053 gram, 1030 gram, 1035 gram, 212 gram dan 533 gram beserta pembungkusnya di dalam tas ransel.

Selain itu ditemukan satu HP yang digunakan terdakwa untuk berkomunikasi terkait peredaran narkoba.(Sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper