suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Eko ASN Pemkot Surabaya Dihukum 10 Bulan Penjara, Gegara Aniaya Istri Siri

avatar suara-publik.com
Foto: Terdakwa Eko Sriyanto, saat menjalani sidang dengan agenda putusan hakim, dalam sidang di ruang Kartika PN Surabaya,secara online.
Foto: Terdakwa Eko Sriyanto, saat menjalani sidang dengan agenda putusan hakim, dalam sidang di ruang Kartika PN Surabaya,secara online.
suara-publik.com leaderboard

Surabaya, suara publik - Eko Sriyanto merasa cemburu saat istrinya, Rosalina Susanti Diyah Prameswari berkirim pesan singkat WhatsApp (WA) dengan lelaki lain. Eko yang bekerja sebagai PNS di salah satu kantor kecamatan di Surabaya ini lantas menganiaya istrinya yang berusia 24 tahun tersebut di rumahnya di Jalan Bendul Merisi pada (18/2) lalu.

Sidang dengan agenda pembacaan amar putusan, yang dibacakan oleh ketua majelis hakim yang menyidangkan perkara ini, Mengadili, Menyatakan Terdakwa Eko Sriyanto Bin Karnadi terbukti bersalah melakukan tindak pidana “Penganiayaan” dan “Merusak barang” Sebagaimana diatur dalam pasal 351 ayat (1) KUHP dan pasal 406 ayat (1) KUHP dalam surat dakwaan kesatu dan kedua.

Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa dengan pidana penjara selama10 bulan. 

Menetapkan masa penahanan yang telah dijalani oleh Terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan, Menetapkan Terdakwa tetap ditahan, Menetapkan barang bukti, 1 unit HP merk Iphone, Dikembalikan kepada Rosalina Susanti Diyah Prameswari.

Putusan hakim lebih tinggi, dibanding dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Damang Anubowo, dari Kejari Surabaya, dengan pidana penjara selama 7 bulan.

Diketahui sebelumnya, Saat HP korban diminta terdakwa namun ditolak, sehingga pipi korban Rosalina dipukul, dalam kesaksian Rosalina dipersidangan sebelumnya, di ruang Kartika PN.Surabaya.

Rosalina mengaku bahwa lelaki yang berkirim pesan WA dengannya hanya temannya. Pasangan suami istri siri ini kemudia cekcok. Rosalina yang sudah tidak tahan dengan perilaku suaminya berencana untuk pulang ke rumah orangtuanya di Jombang. Saat perempuan ini mengemas baju-bajunya, Eko menendang lemari hingga pecah dan mengenai mata istrinya hingga memar.

Sekitar pukul 02.00 dini hari, Eko kembali menganiaya istrinya tersebut. Gara-garanya, Rosalina menolak saat diajak berhubungan badan. Eko mencekik leher dan membungkam mulut istrinya ketika berusaha meminta tolong. Penganiayaan itu berakhir ketika para tetangga berdatangan untuk melerai setelah mendengar suara ribut dari rumah pasangan suami istri ini.

Sore harinya, Rosalina akhirnya pulang ke rumah orangtuanya di Jombang. Dengan luka memar di beberapa bagian tubuhnya, dia akhirnya melaporkan perbuatan Eko ke kantor polisi. 

Rosalina yang sudah punya dua anak dari pernikahan sirinya dengan Eko mengaku bukan sekali itu saja dianiaya. Suaminya itu sebelumnya sudah kerap menganiayanya.

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper