suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Ditangkap Saat Antar Pesanan Sabu, Kurir Ini Dihukum 4,5 Tahun Penjara

avatar suara-publik.com
Foto: Terdakwa Fajri Bagus Satri mejalani sidang dengan agenda putusan hakim, disiang candra PN.Surabaya, Kamis (04/08/2022).
Foto: Terdakwa Fajri Bagus Satri mejalani sidang dengan agenda putusan hakim, disiang candra PN.Surabaya, Kamis (04/08/2022).
suara-publik.com leaderboard

Surabaya, suara publik - Ketua Hakim Majelis Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Sutrisno membacakan putusan terhadap terdakwa Fajri Bagus Satri dengan perkara penyalahgunaan narkotika jenis sabu seberat 0,62 gram. Dalam putusannya terdakwa dihukum 4 tahun dan 6 bulan penjara,dan denda sebesar Rp 1,2 Miliar, Subsidair 2 bulan penjara, di ruang Candra Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis, (04/08/2022).

"Mengadili, secara sah tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan 1 bukan tanaman jenis sabu" 

Sebagimana diatur dan diancam dalam pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Putusan hakim lebih ringan dari tuntutan JPU Hasan Efendi,dengan pidana penjara 5 tahun, dan denda Rp. 1,2 Miliar, subsider 6 bulan penjara.

Atas tuntutan majelis hakim, terdakwa yang didampingi oleh penasehat hukum, Ronni Bahmari serta Jaksa Penuntut Umum (JPU) Hasan Efendi digantikan oleh jaksa Herlambang dari Kejari Tanjung Perak Surabaya. "Menerima Yang Mulia,"ucap terdakwa Fajri Bagus Satri.

Menurut Jaksa, bahwa Fajri Bagus Satri (21), warga Banyu Urip Kidul gang 3 Nomor 19, RT 04 RW 01 Kelurahan Banyu, Kecamatan Sawahan Kota Surabaya. Awalnya pada hari Sabtu, 5 Maret 2022 sekitar pukul 18.00 wib, terdakwa dihubungi teman bernama Aris (DPO) mengatakan ingin menemui di Gapura Jalan Banyu Urip Kidul Gang 2 Kota Surabaya. Setelah itu terdakwa langsung menuju ke lokasi teman terdakwa yaitu Aris (DPO). Kemudian ia mau membeli sabu dan menyerahkan uang tunai sebesar Rp 250 ribu.

Kemudian terdakwa langsung menghubungi Satria Gema Ramadhan (dalam berkas terpisah) dan mendatangi di kost Banyu Urip Lor Gang 11/46 Kota Surabaya. Selanjutnya terdakwa langsung menuju kamar kos Satria Gema Ramadhan dan memberikan uang tunai sebesar Rp 200 ribu dengan cara melemparkannya ke dalam kamar. Setelah mengambil uangnya lalu Satria Gema Ramadhan memberi 1 kantong klip plastik berisi sabu dengan dililit tali pita warna kuning emas kepada terdakwa. 

Setelah menerima narkotika jenis shabu dari Satria Gema Ramadhan, kemudian terdakwa langsung kembali di Gapura Jalan Banyu Urip Kidul Gang 2 Kota Surabaya, untuk menemui Aris. Namun setelah bertemu tiba-tiba ditangkap oleh polisi dan dilakukan penggeledahan ditemukan 1 kantong klip plastik berisi narkotika jenis shabu dengan berat 0,62 gram yang dililit tali pita warna kuning emas yang ditemukan di saku sebelah kanan Switer warna Abu- abu yang sedang terdakwa pakai dan uang tunai sebesar Rp 50 ribu.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diancam pidana dalam pasal 114 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.(Sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper