suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Kulakan 1 Gram Sabu Dibagi 11 Poket Untuk Dijual Lagi, Heri Subagio Dituntut 6 Tahun Penjara

avatar suara-publik.com
Foto: Terdakwa Heri Subagio, menjalani sidang agenda tuntutan JPU diruang Candra PN.Surabaya, secara online, Senin (15/08/2022).
Foto: Terdakwa Heri Subagio, menjalani sidang agenda tuntutan JPU diruang Candra PN.Surabaya, secara online, Senin (15/08/2022).
suara-publik.com leaderboard

Surabaya, suara publik - Sidang perkara penyalahgunaan Narkotika jenis sabu sebanyak 11 poket siap jual, dengan terdakwa Heri Subagio bin Mansyur bersama Matnikan (berkas tersendiri), diruang Candra PN.Surabaya, secara online, Senin (15/08/2022).

Dalam tuntutan JPU Mosleh Rahman dari Kejari Surabaya, menyatakan bahwa terdakwa Heri Subagio telah melakukan tindak pidana "tanpa hak atau melawan hukum , menawarkan untuk dijual, menjual , membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli atau menyerahkan Narkotika Golongan I"

Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Menjatuhkan hukuman terhadap terdakwa, dengan pidana penjara selama 6 tahun, dan denda Rp. 1,5 Miliar, subsider 6 bulan penjara.

Terhadap tuntutan jaksa, terdakwa Heri memohon kepada majelis hakim untuk keringanan hukuman.

Ketua hakim Taufik Tatas menunda sidang pada Senin pekan depan, dengan agenda putusan.

Bahwa terdakwa Heri sebelumnya pernah dihukum dengan perkara yang sama dengan vonis hakim 3 tahun dan 2 bulan penjara.

Diketahui sebelumnya,pada hari Senin tanggal 21 Maret 2022 Sekitar pukul 18.00 terdakwa Heri Subagio menghubungi saksi Matnikan melalui HP, untuk pesan sabu 1 gram harga Rp.1,1 juta.

Terdakwa mendatangi rumah Matnikan di jalan Margorukun gang 10/15 Bubutan Surabaya. Terdakwa menyerahkan uang 1,1 juta dan diberikan sabu 1 gram.

Oleh terdakwa sabu di bagi menjadi 11 poket, akan dijual harga 150-200 ribu/poket. 1 poket terjual kepada saksi Heri, saksi Aditya dan saksi Martin seharga 200 ribu.

Pada hari Senin 21 Maret saksi Rico Pramana dan saksi Tri Novrianto anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya melakukan penangkapan di rumah terdakwa Margorukun gang 3/58 Surabaya. Langsung masuk ke rumah terdakwa, menangkap terhadap terdakwa dan saksi Heri Kiswanto, saksi Aditya Bagus dan saksi Martin Aries (berkas tersendiri).

Ditemukan barang bukti sabu-sabu seberat 0,15 gram, 1 pipet kaca terdapat sabu seberat 2,30 gram dengan pipetnya, selanjutnya dilakukan penggeledahan dalam kamar dalam dompet dari masker berisi 10 poket sabu milik terdakwa Heri. uang Rp. 200 ribu, 1 HP merk Realme.(Sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper