Surabaya, suara publik - Budi Santoso didakwa menjual kosmetik tanpa izin. Jaksa penuntut umum Rully Mutiara dalam dakwaannya menjelaskan, kosmetik itu dijual melalui marketplace Shopee. Terdakwa memproduksi dan menjual kosmetik itu di tokonya di Jalan Lebak Timur, Tambaksari.
Barang yang dijual secara online di toko itu antara lain, sabun mandi merek Dolphin dan Papaya, handbody merek Inika, pensil alis merek Implora dan semir rambut merek Miranda. "Terdakwa juga memproduksi dan memperdagangkan sediaan farmasi dengan jenis kosmetik merek KLT tanpa disertai izin edar dari BPOM. Antara lain, sabun, toner, krim malam, krim pagi, tinercrystal dan sabun warna hitam," jelas jaksa Rully dalam dakwaannya.Kamis(18/08).
Setelah terdakwa memproduksinya, kosmetik itu disimpan dulu di gudang Jalan Setro Timur sebelum diperdagangkan. Setelah itu, terdakwa menjualnya secara online melalui marketplace Shopee. Terdakwa memiliki tiga akun di marketplace tersebut. Di antaranya, jaysshop, jny.cosmetics dan KosmetikMurahSby.
Kosmetik-kosmetik itu disita petugas dari Polda Jatim sebelum sempat diedarkan. Polisi menemukan kosmetik sudah dimasukkan ke dalam mobil boks jasa ekspedisi di kawasan Jalan Kenjeran. Polisi lantas menggeledah tempat Budi di Jalan Lebak Timur dan Jalan Setro Timur. Dari hasil penyitaan itu terungkap jika Budi tidak memiliki izin untuk mengedarkan kosmetik tersebut.
Sementara itu, terdakwa Budi menyatakan, kosmetik-kosmetik itu dijual saat pandemi. Budi yang mengaku bisnis kosmetiknya terdampak pandemi, sehingga dirinya harus memutar otak agar bisnisnya tetap berjalan dan para karyawannya tetap bisa bekerja.
"Awalnya saya jual barang resmi. Berhubung tahun lalu kami pengurangan karyawan dan ada beberapa orang yang masih butuh kerja, saya jalankan ini," kata Budi saat diperiksa sebagai terdakwa.
Budi mengakui bahwa kosmetik merek KLT yang dijualnya masih belum berizin. Dia beralasan untuk mengurus izin perlu waktu lama sedangkan dia dikejar waktu untuk tetap menjalankan bisnisnya agar karyawannya tetap bisa bekerja. Dia lantas membeli bahan baku kosmetik yang kemudian diolah dan dikemas di dalam kemasan yang diberi merek KLT.
"Saya sebenarnya cuma repacking saja. Merek KLT saya jual di akun KosmetikMurahSby. Kalau yang di akun jaysshop produknya resmi semua," ungkapnya.(Sam)
Editor : Redaksi