suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Dibilang Sebagai Benalu Keluarga, Tega Bunuh Adik Kandung, Rudi Kusyanto Dihukum 13 Tahun Penjara

avatar suara-publik.com
Foto: Terdakwa Rudi Kusyanto (34) didampingi pengacaranya Victor A Sinaga, saat mendengarkan putusan hakim, dieuang Kartika, PN.Surabaya, Senin (29/08/2022).
Foto: Terdakwa Rudi Kusyanto (34) didampingi pengacaranya Victor A Sinaga, saat mendengarkan putusan hakim, dieuang Kartika, PN.Surabaya, Senin (29/08/2022).
suara-publik.com leaderboard

Surabaya, suara publik - Rudi Kusyanto (34) dinyatakan terbukti bersalah telah membunuh adik kandungnya, Rizki Agus Saputra. Majelis hakim yang diketuai R Yoes Hartyarso, lalu menghukum warga Jalan Kedinding Lor tersebut dengan pidana penjara selama 13 tahun.

Dalam amar putusannya, majelis hakim menilai perbuatan terdakwa telah memenuhi seluruh unsur pidana sebagaimana pasal dalam surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dewi Kusumawati. Selain itu, tidak ada alasan pemaaf dan pembenar yang menghilangkan perbuatan pidana terdakwa. 

"Mengadili, menyatakan terdakwa Rudi Kusyanto telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar pasal 44 ayat (1) dan (3) UU RI No 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT)," tutur hakim R Yoes Hartyarso saat membacakan putusannya di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (29/08/2022).

Adapun pertimbangan dalam hal yang memberatkan yaitu perbuatan terdakwa telah mengakibatkan korban meninggal dunia. "Sedangkan hal yang meringankan terdakwa menyesali perbuatannya dan belum pernah dihukum," ucapnya. 

Terhadap putusan ini, terdakwa yang didampingi penasihat hukumnya, Victor A Sinaga, menyatakan menerima putusan tersebut. Begitu pula JPU, juga menanggapi yang sama. "Terima Pak Hakim," ujar terdakwa.

Saat ditemui usai persidangan, Victor menyampaikan bahwa dirinya menghormati keputusan hakim. Meski berkurang setahun, Victor tetap bersyukur dengan putusan tersebut. "Kita tetap harus menghormati putusan hakim. Sudah berkurang setahun dari tuntutan JPU 14 tahun," ujarnya. 

Diberitakan sebelumnya, Rudi Kusdiyanto menganiaya adik kandungnya tersebut dengan menggunakan pisau dapur. Akibatnya, korban meninggal dunia ditempat. 

Pembunuhan itu diketahui penyebabnya karena terdakwa tersinggung disebut beban dan membuat malu keluarga oleh korban. Untuk itu, terdakwa tega menghabisi darah dagingnya dengan sadis.(Sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper