suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Begal Cewek Bersama Temannya, Suka Aniaya Korbannya, Alvin, Zainal dan Purwanto Dihukum 30 Bulan, Dyah Ayu 18 Bulan Penjara

avatar suara-publik.com
Foto: Terdakwa Dyah Ayu Aries Tia Putri ( begal cewek) dan terdakwa Alvin Varuq Pramudika, Zainal Arifin dan Purwanto, menjalani sidang agenda putusan diruang Garuda 1,PN.Surabaya.
Foto: Terdakwa Dyah Ayu Aries Tia Putri ( begal cewek) dan terdakwa Alvin Varuq Pramudika, Zainal Arifin dan Purwanto, menjalani sidang agenda putusan diruang Garuda 1,PN.Surabaya.
suara-publik.com leaderboard

Surabaya, suara publik - Dyah Ayu Aries Tia Putri bersama tujuh teman prianya membegal pengendara dua sepeda motor yang melintas di Jalan Raya Ngagel Jaya Selatan. Empat temannya berhasil kabur. Tiga lainnya, masing-masing Alvin Varuq Pramudika, Zainal Arifin dan Purwanto tertangkap bersamanya. 

Dalam amar putusan yang dibacakan Sutarno hakim ketua dipersidangan, mengadili, menyatakan para terdakwa terbukti melakukan tindak pidana “Pencurian dalam keadaan yang memberatkan”  

Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 365 ayat (2) ke-1 dan ke-2 KUHP. Dakwaan tunggal JPU.

Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Alvin Varuq Pramudika, Zainal Arifin dan Purwanto dengan pidana penjara selama 2 tahun dan 6 bulan , dan terhadap terdakwa Dyah Ayu Aries Tia Putri dengan pidana penjara 1 tahun dan 6 bulan,Dikurangkan seluruhnya selama dalam tahanan, dan menyatakan para terdakwa tetap ditahan.

Menetapkan barang bukti, 1 unit sepeda motor Honda Beat Nopol : L-3120-HA 

1 unit sepeda motor Honda Sonic Nopol L-3982-MT , Dirampas untuk Negara.

1 BPKB asli sepeda motor Yamaha 54 P CAST WH EEL AT (MIO J) Nopol : L-5432-ZQ; 1dosbook HP Merk REDMI 

Dikembalikan kepada saksi Muhammad Fajar Juvianto.

1 flasdisk rekaman CCTV kejadian di jalan. Raya Ngagel Jaya Selatan Surabaya,Tetap terlampir dalam berkas perkara.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Febrian Dirgantara dari Kejari Surabaya,menuntut Para terdakwa dengan pidana penjara masing- masing 

Alvin Varuq Pramudika, Zainal Arifin dan Purwanto dengan pidana penjara selama 3 tahun , dan terhadap terdakwa Dyah Ayu Aries Tia Putri dengan pidana penjara 2 tahun.

Terhadap putusan hakim, keempat terdakwa menyatakan menerima vonis majelis hakim.

Saat itu, pada 23 Juni 2022 pukul 01.38 M.Fajar Juvianto bersama M.Alif Al Qorni dengan teman lainnya yang mengendarai sepeda motor berbeda melintas beriringan di Jalan Raya Ngagel Jaya Selatan. Dyah Ayu dan ketujuh temannya kemudian memepet dua sepeda motor korban. 

"Ada empat sepeda motor. Yang satu sepeda motor mengejar sepeda motor temannya dan lolos. Tiga sepeda motor lain memepet saya," kata Fajar saat bersaksi untuk terdakwa Dyah Ayu dkk.

Satu motor memepet sepeda motor Fajar dari kiri, satu motor dari belakang dan satu lagi motor menghalangi di depan. "Yang cewek (Dyah Ayu) memepet di belakang," ungkapnya.

 Prasetya Yudha, salah satu pelaku yang membonceng terdakwa Dyah Ayu menabrakkan sepeda motor Fajar hingga terjatuh.

"Sewaktu jatuh. Saya dan teman saya dipukuli sampai tidak sadar. Motor sama HP punya Alif diambil," katanya.

Sementara itu, Dyah yang dibonceng Prasetya mengaku bahwa sepeda motor yang ditumpanginya menabrak sepeda motor korban hingga terjatuh. "Yang ambil HP rekan saya, Prasetya. Sekarang masih DPO (daftar pencarian orang)," kata Dyah saat diperiksa sebagai terdakwa dalam persidangan.

Prasetya juga yang memukul kedua korban. Sedangkan yang ambil motor terdakwa Zainal. Namun, belum sempat menjual barang rampasan, keempat terdakwa sudah lebih dulu ditangkap polisi.(Sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper