suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

RIZKY YULIARDY, RESIDEVIS SABU JALAN KANGINAN, KUMAT LAGI JUAL SABU 5 GRAM, KEMBALI DIADILI

avatar suara-publik.com
Foto: Terdakwa Rizky Yuliardy bin Moch.Maksum resedivis perkara sabu-sabu, kembali disidangkan agenda dakwaan,saksi dan pemeriksaan, diruang Candra PN.Surabaya, Kamis (27/10/2022).
Foto: Terdakwa Rizky Yuliardy bin Moch.Maksum resedivis perkara sabu-sabu, kembali disidangkan agenda dakwaan,saksi dan pemeriksaan, diruang Candra PN.Surabaya, Kamis (27/10/2022).
suara-publik.com leaderboard
Surabaya, suara publik - Terdakwa Rizky Yuliardy bin Moch.Maksum adalah resedivis perkara sabu-sabu yang pernah mendekam dipenjara selama 2 tahun dan 8 bulan, kini kembali diadili di ruang Candra PN.Surabaya Kamis (27/10/2022). 

Kali ini Rizky didakwa menjadi pelaku penjualan sabu seberat 5 gram yang dibeli dari DPO bernama Arman Rio alias Saprol dengan harga Rp 4,5 juta. 

Jaksa Kejari Surabaya Furkhon Adi Hermawan dalam surat dakwaannya menyebut, terdakwa Rizky ditangkap di rumahnya Jalan Kanginan 7/65 RT 007-RW 001, kelurahan Ketabang, kecamatan Genteng, Sabtu 2 Juli 2022 

"Saat itu terdakwa Rizky baru saja menjual narkotika jenis sabu sebanyak 3 gram kepada DPO Bayu alias Bojok dengan harga 3 juta," kata jaksa Furkon.

Dijelaskan Jaksa Furkon, Sabtu tanggal 2 Juli 2022 sekitar pukul 2 siang, Terdakwa Rizky dihubungi DPO Arman Rio alias Saprol melalui sambungan WhatsApp (WA) mengatakan “gak butuh ta?”, 

Merespon WA dari DPO Arman Rio alias Saprol tersebut, kemudian terdakwa Rizky mengiyakannya.

Sore harinya pukul 5.00 Wib, terdakwa Rizky dihubungi lagi oleh DPO Arman Rio alias Saprol melalui chat WA yang mengatakan ada sabu sebanyak 5 gram dengan harga Rp.4,5 juta bisa diambil di daerah seputaran pintu exit tol Simo Surabaya, 

Sepakat dengan info tersebut, selanjutnya terdakwa Rizky pada pukul 19.30 WIB mengambil ranjauan sabu tersebut.

Setelah mengambil sabu, lalu oleh Terdakwa Rizky barang haram tersebut di pecah-pecah menjadi beberapa bungkus untuk dijual kembali dengan maksud untuk mendapatkan keuntungan.

"Dari 5 gram sabu yang ada, sebanyak 3 gram telah dijual terdakwa Rizky kepada DPO Bayu alias Bojok dengan harga Rp 3 juta," sambung Jaksa Furkon.

Menurut Jaksa Furkon, untuk Sabu yang dijual oleh terdakwa Rizky pada DPO Bayu alias Bojok dilakukan secara ranjau di depan rumahnya di Jalan Kanginan 7/65 Surabaya pada Sabtu 2 Juli 2022 pukul 22.00 wib.

Sedangkan sisanya ternyata di pecah-pecah lagi menjadi beberapa bagian oleh terdakwa.

"Setiap menjual sabu sebanyak 1 gram Terdakwa Rizky mendapatkan keuntungan sejumlah Rp.100.000. Saat terdakwa Rizky ditangkap ditemukan 2 skrop plastik, 2 pak plastik klip, 1 timbangan elektrik dan 1 buah HP merk Oppo," ujar Furkon.

Perbuatan terdakwa Rizky oleh Jaksa Kejari Surabaya dijerat pidana dalam Pasal 114 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.(Sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper