suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Ibunya Pinjam Motor Tetangga, Diparkir Diteras Rumah, Dicuri Anak Sendiri, M.Rafi Mafazi Jual Motor Lewat FB Rp. 4,5 Juta, Diadili

avatar suara-publik.com
Foto atas: Terdakwa, M.Rafi Mafazi bin Slamet, menjalani sidang diruang Garuda 1 PN.Surabaya, Selasa (22/11/2022). Foto bawah: Saksi ibu kandung terdakwa M.Rafi Mafazi ( baju puth), dan saksi Indahwati pemilik Sepeda Motor.
Foto atas: Terdakwa, M.Rafi Mafazi bin Slamet, menjalani sidang diruang Garuda 1 PN.Surabaya, Selasa (22/11/2022). Foto bawah: Saksi ibu kandung terdakwa M.Rafi Mafazi ( baju puth), dan saksi Indahwati pemilik Sepeda Motor.
suara-publik.com leaderboard

Surabaya, suara publik - Sidang perkara pidana pencurian sepeda motor honda scoopy No. Pol. S-3159-KZ, yang dicuri dari teras rumahnya sendiri, habis dipakai ibu kandung, sedangkan ibunya sendiri meminjam sepeda motor tersebut,dengan terdakwa, M.Rafi Mafazi bin Slamet, diruang Garuda 1 PN.Surabaya, Selasa (22/11/2022).

Dalam dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Hasanuddin Tandilolo, bahwa terdakwa M.Rafi, "telah melakukan pencurian sepeda motor dalam kuasa ibu kandungnya, milik orang lain," Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal, 367 ayat (2) KUHPidana.

Jaksa Hasanuddin menghadirkan ibu kandung terdakwa Liana Tias Raminingsih dan Indahwati pemilik Sepeda Motor scoopy, sebagai saksi dipersidangan.

Baru awal memberikan kesaksian, Liana ibu kandung terdakwa tampak menangis merasa tak tega melaporkan Anaknya sendiri hingga menjadi terdakwa,

" M.Rafi anak saya pak, saat itu saya pinjam Motor ke bu indah untuk hadir hajat diMojokerto, saya pulang kerumah sudah jam 11 malam, motor Saya taruh teras rumah, kunci saya taruh ditas ransel sebelah saya tidur, saat saya.bangun pagi, sepeda motor itu sudah gak ada diteras." Jelas saksi.

100%100%

Saksi Indahwati, menjelaskan kalau.sepda motornya dipinjam saksi Liana ibu kandung terdakwa,

" Benar yang mulia, dipinjam bu liana, katanya mau dikembalikan, tapi karena sudah malam, wes besok aja mungkin dikembalikan" katanya.

Saksi Liana menambahkan kalau dirinya dan suaminya (ayah terdakwa) telah berpisah, dan M.Rafi ikut mantan suaminya,

" Saya sudah berpisah dengan suami saya, Rafi ikut bapaknya,do Menganti Gresik," kata Liana.

Terhadap kesaksian ibu kandungnya, M.Rafi, membenarkan, " Benar yang mulia, saya ambil sepeda motor itu, tanpa ijin, mau saya jual 4,5 juta di FB, saya cari makan sendiri, saya hanya lulusan SD, dan pernah dipenjara kasus yang sama, dihukum 1 tahun yang mulia," kata M.Rafi melalui sidang online.

Diketahui, pada hari Kamis tanggal, 28 Juli 2022, di teras rumah jalan Semolowaru Utara I A/12 Surabaya, saat saksi Liana Tias Raminingsih ibu kandung terdakwa M.Rafi, sekitar jam 23.00 Wib, saksi masuk kedalam rumah untuk beristirahat didalam kamar.

Saksi Liana menaruh tas ransel didalam kamar yang berisi kunci kontak Sepeda Motor Honda Scoopy Tahun 2018 warna merah hitam No. Pol. S-3159-KZ, STNK an. Indahwati yang di pinjam dari saksi Indahwati.

Saat Liana ibunya tidur, terdakwa melakukan perbuatan tanpa ijin mengambil kunci kontak sepeda motor tersebut dalam tas ransel.Lalu mengambil sepeda motor honda Scoopy tersebut. Setelah berhasil mengambil, terdakwa menjual motor melalui Facebook dengan harga Rp.4,5 juta.

Saat saksi Liana terbangun melihat tas ranselnya terbuka, saat melihat jendela yang sudah terbuka juga pintu pagar terbuka. Sepeda motor scoopy yang ada diteras juga sudah raib, kunci kontak di ransel juga tidak ada.

Melihat terdakwa M.Rafi yang sebelumnya tidur diruang tamu, sudah tidak ada, akhirnya saksi Liana ibu terdakwa melaporkan kejadian tersebut ke Polisi. Terdakwa berhasil ditangkap.

Saksi Indahwati pemilik Sepeda Motor Honda Scoopy warna merah hitam No. Pol. S-3159-KZ mengalami kerugian Rp. 18.000.000,-.(Sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper