suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

"Karena Tidak Mau Mabuk Sampai Teler" Santoso Dianiaya 2 Temannya, Yuli Rio Dan Hendrik Prasetyo Dituntut 7 Bulan Bui

avatar suara-publik.com
Foto: Terdakwa Yuli Rio Anggara bersama terdakwa Hendrik Prasetyo, menjalani sidang diruang Kartika 2 PN.Surabaya, secara online Rabu (23/11/2022).
Foto: Terdakwa Yuli Rio Anggara bersama terdakwa Hendrik Prasetyo, menjalani sidang diruang Kartika 2 PN.Surabaya, secara online Rabu (23/11/2022).
suara-publik.com leaderboard

Surabaya, suara publik - Sidang perkara pidana perbuatan penganiayaan, mengakibatkan korbannya mengalami luka-luka dan memar dibeberapa bagian tubuh dan kepala, dengan terdakwa Yuli Rio Anggara bersama dengan terdakwa Hendrik Prasetyo bin Bambang Santoso, diruang Kartika 2 PN.Surabaya, secara online Rabu (23/11/2022).

Sebelumnya dalam penuntutan JPU Fathol Rasyid dari Kejari Surabaya, Menyatakan terdakwa Yuli Rio Anggara dan Hendrik Prasetyo, terbukti bersalah melakukan tindak pidana “dengan terang-terangan dan dengan tenaga bersama mengunakan kekerasan terhadap orang yang mengakibatkan luka - luka “ Sebagaimana tersebut dalam pasal 170 ayat (2) ke-1 KUHP dalam Surat Dakwaan JPU.

Menjatuhkan pidana penjara terhadap para terdakwa Yuli Rio Anggara dan Hendrik Prasetyo masing-masing selama 7 Bulan penjara, dikurangi selama para terdakwa ditahan dengan perintah agar tetap ditahan.  

Menyatakan barang bukti, sebuah pakaian warna hitam (robek) dirampas untuk dimusnahkan.

Dalam tanggapan dari tuntutan JPU , (Pledoi) pembelaan dari Penasehat Hukum para terdakwa, yang intinya,

Perkara tersebut telah adanya perdamaian kedua belah pihak, disaksikan Pak Wahyu dan Babinsa Kedung Baruk, memohon majelis hakim agar memutuskan membebaskan para terdakwa dari pidana, mengembalikan harkat dan martabatnya.

Menanggapi pembelaan dari Penasehat hukum terdakwa, Jaksa Fathol rasyid secara lisan.menanggapinya tetap pada tuntutan, " kami tetap pada tuntutan yang mulia," kata fathol.

Sidang akan dilanjutkan Rabu pekan depan dengan agenda putusan hakim.

Awalnya pada hari Sabtu tanggal 13 Agustus 2022 terdakwa Yuli Rio bersama Santoso ( korban ) dan Rahmad Fadila dan teman lainnya minum- minuman keras di Garasi mobil Kedung Baruk Surabaya.

Terjadi cekcok antara terdakwa Yuli dengan Santoso (korban) perihal terdakwa Yuli menyuruh Santoso minum terus, sedangkan Santoso sudah tidak kuat (mabuk).

Selanjutnya Senin tanggal 16 Agustus 2022 jam 23.30 wib terdakwa Yuli Rio Anggara dan terdakwa Hendrik dan beberapa temannya kembali minum minuman keras diparkiran jalan kedung baruk Gang 16/ 40, Surabaya.

Keduanya membicarakan membahas kejadian percekcokan yang terjadi antara terdakwa Yuli dan Santoso saat minum-minuman keras pada Sabtu tanggal 13 Agustus 2022. 

Kedua terdakwa dengan rasa emosi mendatangi Santoso yang sedang tidur dirumahnya Yuli masuk kedalam sedangkan Hendrik berada diluar rumah Santoso.

Dalam keadaan emosi terdakwa Yuli memukul Santoso sebanyak 4 kali dibagian muka, lanjut menyeret keruang tamu cara menarik rambutnya, saat Santoso melakukan perlawanan rambut terlepas dari pegangan Yuli.

Saat diluar rumah kembali Yuli memukul Santoso sebanyak 3 kali kena bagian muka, menendang hingga Santoso jatuh ketanah.

Terdakwa Hendrik memukul sebanyak 5 kali kena kepala dan wajah, menendang sebanyak 2 kali kena bagian punggung.

Sehingga korban Santoso menderita luka-luka dalam visium Et Repertum RS.Bhayangkara,

Ditemukan luka memar pada kelopak atas dan bawah mata kanan, dan pada puncak pipi kanan, ditemukan luka lecet pada pangkal hidung, dahi kanan, bahu kiri bagian depan, bahu kanan bagian belakang, lengan kiri atas bagian belakang.

Pada bahu kiri bagian depan, didapatkan luka lecet, warna kemerahan ukuran nol koma dua kali enam sentimeter.

Punggung :

Pada bahu kanan bagian belakang didapatkan luka lecet warna kemerahan.

Alat gerak atas :

Pada lengan kiri atas bagian belakang, didapatkan luka lecet warna kemerahan.

Pada lutut kiri, didpatkan beberapa luka lecet, warna kemerahan. 

Alat gerak bawah :

Pada lutut kanan, didapatkan beberapa luka lecet, warna kemerahan.

Pada lutut kiri didapatkan beberapa luka lecet, warna kemerahan.(Sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper