suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Lauw Woeng Lok Penombok dan Nur Fadilah Pengepul, Ditangkap Saat Menunggu Nomor Togel Keluar, Diadili

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy
Foto: Terdakwa Lauw Woeng Lok bersama dengan terdakwa Nur Fadilah, menjalani sidang agenda saksi, pemeriksaan terdakwa, diruang Garuda 2 PN Surabaya,secara vidio call, Rabu (14/12/2022).
Foto: Terdakwa Lauw Woeng Lok bersama dengan terdakwa Nur Fadilah, menjalani sidang agenda saksi, pemeriksaan terdakwa, diruang Garuda 2 PN Surabaya,secara vidio call, Rabu (14/12/2022).
Surabaya, suara publik - Sidang perkara pidana perjudian togel online, diantaranya berperan sebagai penombok dan berperan sebagai pengepul semua uang tombokan melalui transfer Rekening ATM, dari penombok ke pengepul sampai ke Bandar. Dengan para terdakwa Lauw Woeng Lok bersama dengan terdakwa Nur Fadilah, diruang Garuda 2 PN Surabaya, dipimpin ketua majelis hakim Suparno, Rabu (14/12/2022).

Dalam dakwaannya Jaksa Penuntut Umum (JPU) Herlambang Adhi Nugroho dari Kejari Tanjung Perak,Menyatakan terdakwa melakukan tindak pidana "tanpa izin dengan sengaja menawarkan, memberi kesempatan kepada khalayak umum untuk permainan judi atau dengan sengaja turut serta dalam perusahaan untuk itu,"

Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 303 ayat (1) ke-2 KUHP.

Saksi Andrew Putra Rama anggota Polisi penangkap, dihadirkan JPU dipersidangan, menyatakan menangkap terdakwa Lauw Woeng Lok dan terdakwa Nur Fadilah dirumahnya masing - masing, sedang melakukan permainan judi togel online, 

" kami tangkap kedua terdakwa dirumahnya masing- masing, kalau Lauw sebagai penombok, sedangkan Nur Fadilah sebagai pengepul, mengirim uang para penombok melalui transfer ke Bandar masih DPO yang mulia," kata saksi Andrew.

Saat dilakukan penangkapan ditemukan barang bukti masing - masing terdakwa satu buah HP untuk perjudian online, dan kartu ATM untuk transaksi tombokan dan pengepul ke Suman (DPO) sebagai BANDAR.

Diketahui, pada hari Kamis tanggal 25 Agustus 2022 sekira jam 10.00 wib, bertempat di Ketandan Kidul 10-B Rt/ Rw. 005/ 004 Kelurahan Genteng Kecamatan Genteng Surabaya terdakwa Lauw Woeng Lok menghubungi terdakwa Nur Fadilah, melalui pesan WA untuk memasang nomer togel, uang taruhan akan dibayar saat sore atau malam setelah menombok.

Setelah menerima nomor tombokan judi togel, terdakwa Nur Fadilah mentrasfer uang 120 ribu menggunakan 1 buah atm BCA a.n.Nur Fadilah ke rekening Suman (DPO), merupakan uang deposit para terdakwa sebagai taruhan judi togel.

Permainan judi togel dengan cara terdakwa Nur falidah mengakses situs judi togel online,alamat website www.elitetogel.com

memasukkan username nurfalidah dan password idah68, setelah itu masuk ke situs tersebut dan mendapati uang yang sudah terdakwa Nur Fadilah Transfer.

Meng- klik 'permainan' muncul besaran taruhan dan memilih besar taruhan.

Nur Fadilah memilih nomor yang akan dipasang sesuai titipan tombokan Lauw Woeng Lok. jika kalah saldo terdakwa akan berkurang dan jika menang maka nilai saldo akan bertambah.

Saat permainan sedang berlangsung, sekira jam 15.00 wib, terdakwa Lauw Woeng Lok ditangkap oleh saksi Andrew Putra Rama dan saksi Landy Febriansyah, dirumahnya Jalan Ketandan Kidul 10 B Kel. Genteng Kec. Genteng Surabaya, ditemukan barang bukti 1 buah HP merk Xiaomi Type Redmi Note 5 warna hitam, dan 1buah atm Tahapan Xpresi BCA a.n. Lauw Woeng Lok.

Terdakwa Nur Fadilah ditangkap dirumahnya jalan Kebangsren gang 4 no.11 kel.Genteng kec.genteng Surabaya, oleh saksi Andrew dan saksi Landy, ditemukan barang bukti 1 buah HP Samsung Type A03 warna hitam , 4 lembar kertas rekapan titipan tombokan nomor judi togel dan 1 buah atm BCA a.n. Nur Fadilah.

Permainan judi yang dilakukan para terdakwa bersifat untung-untungan dan tidak ada ijin dari pihak yang berwenang.(Sam)

Editor :