suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Terry Immanuel, Joko Rianto Dan Tri Tulistiyani, Aniaya Korbannya Hingga Alami Luka Dileher Dan Tangan, Jaksa Hadirkan Ajub Pemilik Mobil Dan Anggota Polsek Gub

avatar suara-publik.com
Foto: Tiga terdakwa, Terry Imanuel Yoseph, Joko Rianto dan Tri Tulistuyani, menjalani sidang agenda saksi, diruang Garuda 1 PN.Surabaya, Kamis (15/12/2022).
Foto: Tiga terdakwa, Terry Imanuel Yoseph, Joko Rianto dan Tri Tulistuyani, menjalani sidang agenda saksi, diruang Garuda 1 PN.Surabaya, Kamis (15/12/2022).
suara-publik.com leaderboard
Surabaya, suara publik - Tiga terdakwa kasus penganiayaan yang membuat korbannya Lauw Shirley mengalami luka dibagian leher dan tangan, kembali disidangkan Kamis (15/12/2022), di ruang Garuda 1 Pengadilan Negeri Surabaya, secara online Dipimpin ketua majelis hakim Sutarno, secara online.

Tiga terdakwa tersebut yakni Terry Immanuel Yoseph, Joko Rianto dan Tri Tulistiyani (56),di dalam persidangan ketiganya didampingi penasehat hukumnya 

Rolland E Pottu dkk, Ketiganya menjadi tahanan Kejaksaan Negeri Surabaya usai dilaporkan Lauw Shirley.

Dalam persidangan Jaksa Suparlan menghadirkan tiga orang Saksi yakni saksi verbalisan Polsek gubeng Daurisco Dwi Nurlaksana, saksi Ajub Ketjuk Hendro Witjaksono.dwn saksi Taufan Aditomo anggota Polsek Gubeng.

Giliran pertama saksi verbalisan Daurisco menjelaskan dipersidangan kepada majelis hakim, jika dalam penyidikan dan pemeriksaan terhadap ketiga terdakwa ( Terry, Joko Dan Tri Tulistiyani, red) telah dilakukan sesuai SOP yang menjadi ketentuan, dan telah pula dibacakan BAP menurut saksi tidak ada penyimpangan penyidikan yang dilakukan saat itu.

 Selanjutnya saksi Ajub Ketjuk, menerangkan, datang ke 

showroom MANNA MOBIL jalan Kertajaya 210 Surabaya, atas inisiatif sendiri,

" Saya datang ke showroom Manna sekitar jam 10 atau jam 11, saat saya datang Shirley sudah ada disitu, saya yang punya mobil Porsches tahun 2013, belinya di showroom Manna, mobil saya onderdinya ada yang rusak, sedangkan showroom mau beli kembali itu mobil, saya minta 1,5 Miliar, selanjutnya tanggal 18 pebruari 2022, saya taruh mobil saya di showroom Manna." Jelas saksi Ajub.

Saksi Ajub menambahkan dirinya menemui Shirley mau mengambil BPKB, ternyata oleh Shirley BPKB mobil tersebut digadaikan ke padanya Joni senilai 100 juta.

Ditanggal 19 pebruari, sekira jam 10.00 wib, saksi datang ke showroom, saat keluar dari mobil terlihat ada cek cok mulut Antara Shirley dan Terry.

" saat saya datang, ada cekcok mulut yang mulia, Saya mendengar, seperti Terry berkata " iniloh kok saya dividio" Saya datang suasana masih panas- panas nya, masih cek cok yang mulia," tambah saksi.

Ssksi juga menjelaskan kalau dirinya tidak.melihat Raymond, oyong, dan tidak melihat Shirley menangis, selanjutnya baru Raymond dan Oyong data g bersama anggota Polisi Polsek Gubeng, sehingga dikatakan saksi transaksi yang akan dilakukan dengan Terry pemilik showroom Manna batal karena peristiwa tersebut.

Terhadap keterangan saksi Ajub, terdakwa Terry membenarkannya.

Berikutnya saksi Taufan anggota polisi polsek gubeng yang datang ke TKP namun kejadian penganiayaan yang dituduhkan kepada ketiga terdakwa tidak disaksikan oleh saksi Taufan,

" waktu saya piket dikantor, ada terjadi penganiayaan di showroom Manna jalan Kertajaya, saat saya meluncur ke TKP, awalnya saya gak tahu mana yang bernama Shirley, dan dua orang lainnya, saat itu sudah tidak ada keributan, saat itu ibu shirley masuk.kedalam dan menjelaskan kepada saya kalau dirinya di Keroyokan oleh terry dengan kedua anak buahnya, sambil menunjukan kepada saya bekas luka ditangan dan leher, sedikit mengeluarkan darah," kata saksi.

Masih saksi Taufan, saat di TKP sempat menyarankan kalau bisa diselesaikan secara baik- baik, atau diselesaikan dikantor Polisi.Sesampai dikantor Polsek Gubeng pun tetap tidak adanya mediasi perdamaian.

Diketahui sebelumnya, pada hari Sabtu tanggal 19 Februari 2022 sekitar jam 11.00 wib, saksi Lauw Shirley Andayani Loekito, bertemu dengan terdakwa Terry Immanuel Yoseph dalam showroom MANNA MOBIL jalan Kertajaya 210 Surabaya, untuk menyelesaikan transaksi mobil Porsches milik Ajub Ketjuk Hendro Witjaksono.

Sebelumnya Ajub Ketjuk meminjam uang kepada saksi Lauw Shirley sebesar Rp.250 juta, jaminan BPKB 

mobil Porsches.Disepakati Lauw Shirley dan Ajub Ketjuk bertemu di showroom milik terdakwa Terry Immanuel, karena saksi Ajub Ketjuk ada kesepakatan harga Rp.1,4.miliar, pembelian mobil Porsche dengan terdakwa Terry Immanuel, mobil sudah ada di showroom.

Saksi Lauw Shirley datang lebih dulu membawa BPKB bertemu terdakwa Terry, saksi Ajub Ketjuk belum datang. Karena terdakwa terry merasa tidak ada transaksi pembelian mobil porsche dengan shirley, agar menunggu saksi Ajub ketjuk dulu, terjadilah perdebatan, karena saksi Shirley meminta terdakwa Terry mentransfer ke rekening Bank nya sejumlah nilai hutang Ajub Ketjuk.

Saat saksi Shirley duduk di showroom, terdakwa Terry berupaya untuk mengusirnya, badan Shirley diangkat oleh Terry sehingga berdiri, punggung didorong- dorong oleh terdakwa untuk keluar dari showroom.

 Saksi Shirley membalikkan badan, mengambil gambar dari HP nya sambil berjalan mundur keluar showroom.Terdakwa Terry berusaha merebut HP saksi Shirley, dengan meminta bantuan terdakwa Tri Tulistiyani dan terdakwa Joko Rianto, bahu kiri dan leher korban shirley dipegang terdakwa Tri Tulistiyani, bahu kanan dan leher dipegang terdakwa Joko Rianto sambil berdiri, sedangkan leher depan dicekik oleh terdakwa Terry Immauel dengan tangan kanan (melingkar leher) sambil berdiri.

Saksi korban Lauw Shirley berontak melepaskan diri berhasil keluar dari showroom, saksi Shirley ditendang oleh terdakwa Terry dari arah belakang, mengenai kaki dan pantat saksi korban Shirley posisi terjongkok sambil mempertahankan HP dan BPKB yang dibawanya. Kejadian tersebut berada di jalan masuk diantara mobil yang dipamerkan dalam showroom, Johni susanto, Raymond Benjamin dan Sukoco mengetahui perbuatan para terdakwa.

Berdasarkan Visum Et Repertum, dikeluarkan Rumah Sakit Manyar Medical Centre Jalan Raya Manyar No.9 Surabaya, Dengan hasil pemeriksaan : Luka gores sepanjang 4 cm pada lengan kanan atas, luka gores sepanjang 1 cm pada telapak tangan kanan, luka gores sepanjang 2 cm pada leher bagian belakang. Korban telah mendapatkan perawatan luka. Luka tersebut, tidak dapat bekerja selama dua hari.(Sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper