suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Beli Sabu Pada Pengedar Di Wilayah Sawahpulo, Dwi Seno Prasetyo Dituntut 4,5 Tahun Bui, Denda Rp. 900 Juta

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy
Foto: Terdakwa Dwi Seno Prasetyo, didampingi Penasehat Hukumnya Roni Bahmari, menjalani sidang agenda tuntutan, di ruang Candra PN Surabaya,secara online.
Foto: Terdakwa Dwi Seno Prasetyo, didampingi Penasehat Hukumnya Roni Bahmari, menjalani sidang agenda tuntutan, di ruang Candra PN Surabaya,secara online.
Surabaya, suara publik - Sidang perkara pidana penyalahgunaan Narkotika jenis sabu sebanyak 1 poket berat 0,37 gram, dengan terdakwa Dwi Seno Prasetyo, diruang Candra PN Surabaya, secara online.

Dalam tuntutan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Diah Ratri Hapsari dari Kejari Tanjung Perak Surabaya, Menyatakan bahwa terdakwa Dwi Seno Prasetyo, terbukti bersalah melakukan tindak pidana " tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman jenis sabu,"

Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa dengan Pidana Penjara selama 4 tahun 6 Bulan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dengan perintah agar Terdakwa tetap berada dalam tahanan, dan denda sebesar Rp 900 juta, Subsidair selama 6 Bulan penjara.

Menyatakan barang bukti, 1 poket sabu 0,37 gram beserta pembungkusnya, dirampas untuk dimusnahkan.

Terhadap tuntutan JPU, terdakwa Dwi Seno Prasetyo, yang didampingi penasehat hukumnya dari LBH Roni Bahmari, mengajukan Pembelaan secara lisan, memohon keringanan hukuman kepada majelis hakim.

Diketahui, bahwa pada hari Selasa, 13 September 2022 sekira jam 20.00 wib, terdakwa Dwi Seno membeli 1 poket sabu seharga Rp 250 ribu dari Cak (DPO) di Sawahpulo Surabaya.Belum sempat untuk dipakai terdakwa keburu ditangkap dan diamankan anggota Polsek Pakal Surabaya, saat dilakukan penangkapan terdakwa sempat kabur yang akhirnya dapat diringkus.(Sam)

Editor :