suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

"Uniknya KTS hingga P5 SMP Sasana Bhakti Surabaya"

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy
Surabaya, suara publik - SMP Sasana Bhakti Surabaya mempunyai branding sekolah yakni Sekolah Renata (Sekolah Religius, Nasionalis, Tangguh). Dalam kegiatan kali ini bentuk Religius diwujudkan dalam Kunjungan 3 Tempat Ibadah yakni Klenteng Pak Kik Bio-Hian Thian Siang Tee, Masjid Baitul Hamdi, dan GKI Sulung.

Bentuk Nasionalisnya diwujudkan dalam kunjungan tersebut yang menumbuhkan rasa cinta tanah air dari segi toleransi beragama. Sedangkan bentuk Tangguhnya adalah mengunjungi Taman Flora Surabaya yang mana peserta didik belajar ketangguhan di alam.

"KTS ini kita rangkum dengan P5 untuk kelas 7. Mengusung Judul P5 'Pernak-Pernikku Penambah Estetika'. Di Tempat Ibadah dan Taman Flora, anak-anak dapat menemukan ide untuk membuat pernak-pernik," ujar Drs. Herijono selaku Kaur Kesiswaan.

KTS Sekolah Renata ini menjadikan sesuatu yang unik karena berbeda dengan KTS biasanya, Kegiatan Tengah Semester kali ini lebih melatih peserta didik untuk mendalami agama masing-masing, lebih cinta kepada negaranya yang beragam, dan tentunya selalu tangguh menghadapi tantangan zaman. Peserta didik pun dapat menyatu dengan alam sekitar dan dapat merawat lingkungannya.

Di Klenteng Pak Kik Bio-Hian Thian Siang Tee diterima baik oleh pengurusnya dan langsung dihadiri oleh Ketua Klenteng, yakni bapak Dq. Nanang yg didampingi oleh bapak Dq. Wahju Setiono dan ibu Js. Siu Lian, rombongan pun diajak untuk berkeliling mengenal Klenteng dan diberikan penguatan karakter untuk selalu berbakti kepada kedua orang tua dan selalu berbuat baik.

Di Masjid Baitul Hamdi diberikan tausiyah singkat oleh Kasubbag Kelembagaan Bagian Bina Mental Spiritual (Bintal) Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jawa Timur yakni bapak Abd. Ghofur, S.Pd. dan didampingi oleh Staf Bagian Bintal yakni bapak Koiri Anwar, S.H. beserta jajarannya dan Ketakmiran agar selalu taat beribadah.

Sedangkan, di GKI Sulung langsung dipandu oleh Kak Jessica Oematan, S.Th. berkeliling gereja dan diberikan nasehat singkat.

"Lengkap sudah anak-anak melaluinya. Mengenal Tuhannya lebih dalam dan mengenal Alamnya untuk dilestarikan," ujar Dra. Erdijanah selaku Kepala Sekolah.(*) 

Editor :