suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Didakwa Aniaya Korbannya Hingga Luka Dileher Dan Tangan, Terry Immanuel, Joko Rianto Dan Tri Tulistiyani, Dituntut Jaksa 5 Bulan Bui

avatar suara-publik.com
Foto atas: Tiga terdakwa, Terry Imanuel Yoseph, Joko Rianto dan Tri Tulistuyani, menjalani sidang di PN.Surabaya, Senin (26/12/2022). Foto bawah: Suasana sidang agenda JPU membacakan tuntutan kepada para terdakwa dipersidangan, ruang Cakra PN.Surabaya.
Foto atas: Tiga terdakwa, Terry Imanuel Yoseph, Joko Rianto dan Tri Tulistuyani, menjalani sidang di PN.Surabaya, Senin (26/12/2022). Foto bawah: Suasana sidang agenda JPU membacakan tuntutan kepada para terdakwa dipersidangan, ruang Cakra PN.Surabaya.
suara-publik.com leaderboard

Surabaya, suara publik - Tiga terdakwa kasus penganiayaan yang membuat korbannya Lauw Shirley mengalami luka dibagian leher dan tangan, kembali disidangkan Senin (26/12/2022), di ruang Cakra Pengadilan Negeri Surabaya, secara online Dipimpin ketua majelis hakim Sutarno, secara online.

Tiga terdakwa tersebut yakni Terry Immanuel Yoseph, Joko Rianto dan Tri Tulistiyani (56),di dalam persidangan ketiganya didampingi penasehat hukumnya Rolland E Pottu dkk, Ketiganya menjadi tahanan Kejaksaan Negeri Surabaya usai dilaporkan Lauw Shirley.

Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan oleh JPU Damang Anubowo, menggantikan Jaksa Suparlan, Menyatakan bahwa pada terdakwa yakni Terry Immanuel Yoseph, Joko Rianto dan Tri Tulistiyani, terbukti bersalah melakukan tindak pidana "Dengan terang-terangan dan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang," Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 170 ayat (1) KUHP.

100%100%

Menjatuhkan hukuman pidana oleh karenanya terhadap para terdakwa Terry, Joko Dan Tri Tulistiyani dengan pidana penjara selama 5 bulan, dikurangkan selama dalam tahanan, menyatakan para terdakwa tetap berada dalam tahanan.

Terhadap tuntutan JPU, Penasehat Hukum para terdakwa akan mengajukan pembelaan, " kami akan mengajukan pembelaan, kami mohon waktu satu minggu yang mulia," katanya.

Dalam fakta persidangan sebelumnya, saat dihadirkannya para saksi diantaranya, tiga orang Saksi yakni saksi verbalisan Polsek gubeng Daurisco Dwi Nurlaksana, saksi Ajub Ketjuk Hendro Witjaksono.dan saksi Taufan Aditomo anggota Polsek Gubeng.

Saksi verbalisan Daurisco, jika dalam penyidikan dan pemeriksaan terhadap ketiga terdakwa ( Terry, Joko Dan Tri Tulistiyani, red) telah dilakukan sesuai SOP yang menjadi ketentuan, dan telah pula dibacakan BAP menurut saksi tidak ada penyimpangan penyidikan yang dilakukan saat itu.

Saksi Ajub Ketjuk, menerangkan, datang ke showroom MANNA MOBIL jalan Kertajaya 210 Surabaya, atas inisiatif sendiri,

" Saya datang ke showroom Manna sekitar jam 10 atau jam 11, saat saya datang Shirley sudah ada disitu, saya yang punya mobil Porsches tahun 2013, belinya di showroom Manna, mobil saya onderdinya ada yang rusak, sedangkan showroom mau beli kembali itu mobil, saya minta 1,5 Miliar, selanjutnya tanggal 18 pebruari 2022, saya taruh mobil saya di showroom Manna." Jelas saksi Ajub.

Saksi Taufan Aditomo anggota Polsek Gubeng, saat datang ke TKP kejadian, namun kejadian penganiayaan yang dituduhkan kepada ketiga terdakwa tidak disaksikan oleh saksi Taufan, " waktu saya piket dikantor, ada terjadi penganiayaan di showroom Manna jalan Kertajaya, saat saya meluncur ke TKP, awalnya saya gak tahu mana yang bernama Shirley, dan dua orang lainnya, saat itu sudah tidak ada keributan, saat itu ibu shirley masuk.kedalam dan menjelaskan kepada saya kalau dirinya di Keroyokan oleh terry dengan kedua anak buahnya, sambil menunjukan kepada saya bekas luka ditangan dan leher, sedikit mengeluarkan darah," kata saksi Taufan.

Saksi meringankan ( A de Charge ) Saksi Khusnia Admin Manna Mobil dan Saksi Milka Sari Adik dari saksi Ajub, walaupun kedua saksi berada di TKP,namun keduanya mengaku tidak.melihat kejadian yang di dakwaan kepada ketiga terdakwa.

Diketahui sebelumnya, pada hari Sabtu tanggal 19 Februari 2022 sekitar jam 11.00 wib, saksi Lauw Shirley Andayani Loekito, bertemu dengan terdakwa Terry Immanuel Yoseph dalam showroom MANNA MOBIL jalan Kertajaya 210 Surabaya, untuk menyelesaikan transaksi mobil Porsches milik Ajub Ketjuk Hendro Witjaksono.

Sebelumnya Ajub Ketjuk meminjam uang kepada saksi Lauw Shirley sebesar Rp.250 juta, jaminan BPKB 

mobil Porsches.Disepakati Lauw Shirley dan Ajub Ketjuk bertemu di showroom milik terdakwa Terry Immanuel, karena saksi Ajub Ketjuk ada kesepakatan harga Rp.1,4.miliar, pembelian mobil Porsche dengan terdakwa Terry Immanuel, mobil sudah ada di showroom.

Saksi Lauw Shirley datang lebih dulu membawa BPKB bertemu terdakwa Terry, saksi Ajub Ketjuk belum datang. Karena terdakwa terry merasa tidak ada transaksi pembelian mobil porsche dengan shirley, agar menunggu saksi Ajub ketjuk dulu, terjadilah perdebatan, karena saksi Shirley meminta terdakwa Terry mentransfer ke rekening Bank nya sejumlah nilai hutang Ajub Ketjuk.

Saat saksi Shirley duduk di showroom, terdakwa Terry berupaya untuk mengusirnya, badan Shirley diangkat oleh Terry sehingga berdiri, punggung didorong- dorong oleh terdakwa untuk keluar dari showroom.

 Saksi Shirley membalikkan badan, mengambil gambar dari HP nya sambil berjalan mundur keluar showroom.Terdakwa Terry berusaha merebut HP saksi Shirley, dengan meminta bantuan terdakwa Tri Tulistiyani dan terdakwa Joko Rianto, bahu kiri dan leher korban shirley dipegang terdakwa Tri Tulistiyani, bahu kanan dan leher dipegang terdakwa Joko Rianto sambil berdiri, sedangkan leher depan dicekik oleh terdakwa Terry Immauel dengan tangan kanan (melingkar leher) sambil berdiri.

Saksi korban Lauw Shirley berontak melepaskan diri berhasil keluar dari showroom, saksi Shirley ditendang oleh terdakwa Terry dari arah belakang, mengenai kaki dan pantat saksi korban Shirley posisi terjongkok sambil mempertahankan HP dan BPKB yang dibawanya. Kejadian tersebut berada di jalan masuk diantara mobil yang dipamerkan dalam showroom, Johni susanto, Raymond Benjamin dan Sukoco mengetahui perbuatan para terdakwa.

Berdasarkan Visum Et Repertum, dikeluarkan Rumah Sakit Manyar Medical Centre Jalan Raya Manyar No.9 Surabaya, Dengan hasil pemeriksaan : Luka gores sepanjang 4 cm pada lengan kanan atas, luka gores sepanjang 1 cm pada telapak tangan kanan, luka gores sepanjang 2 cm pada leher bagian belakang. Korban telah mendapatkan perawatan luka. Luka tersebut, tidak dapat bekerja selama dua hari.(Sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper