suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Diajak Bapak Kos ke ATM, Setelah Mengingat Nomor PIN, Kartu ATM Dicolong, Gasak Rp.14,6 Juta, Christhoper Sutrisno Dituntut 12 Bulan Bui

avatar suara-publik.com
Foto: Terdakwa Christhoper Sutrisno, menjalani sidang di ruang Garuda 1 PN Surabaya, secara online, Rabu (28/12/2022).
Foto: Terdakwa Christhoper Sutrisno, menjalani sidang di ruang Garuda 1 PN Surabaya, secara online, Rabu (28/12/2022).
suara-publik.com leaderboard
Surabaya, suara publik - Christhoper Sutrisno menguras rekening tabungan bapak kosnya, Abdul Akid Jarid. Dia diam-diam masuk ke dalam kamar Abdul untuk mencuri kartu ATM. Setelah itu, dia yang sudah tahu PIN ATM bapak kosnya itu lalu pergi ke mesin ATM untuk menarik semua uang yang tersimpan di dalam rekening.

Jaksa penuntut umum Maryani Melindawati dari Kejari Surabaya, dalam dakwaannya menyatakan, terdakwa Christopher yang kos di rumah Abdul di Jalan Pagesangan II-A awalnya sempat diajak bapak kosnya itu untuk menarik uang di mesin ATM di Jalan Karah. Saat Abdul menarik uang, Christopher ikut masuk ke dalam bilik mesin, dan mencermati, Dari situ, Christoper tahu PIN ATM bapak kosnya.

"Terdakwa sempat melihat dan mengingat nomor PIN ATM milik Abdul Akid Jarid," jelas jaksa Maya dalam dakwaannya.

Christoper kemudian punya niat untuk mencuri kartu ATM milik Abdul. Dia menunggu kesempatan untuk mengambil kartu itu saat sedang di kosnya. Kesempatan itu muncul ketika Abdul meninggalkan kamarnya untuk mandi. "Terdakwa segera masuk ke dalam kamar Abdul Akid Jarid lalu mengambil kartu ATM yang berada di dalam dompet," tuturnya.

Setelah itu, Christoper menarik uang yang ada di dalam rekening Abdul. Uang tabungan Abdul senilai Rp 14,6 juta telah dikuras habis. Abdul baru sadar uangnya sudah ludes saat akan menarik uangnya. "Sudah tidak ada saldo," kata Abdul saat memberikan keterangan sebagai saksi dalam sidang di Pengadilan Negeri Surabaya pada Rabu (14/12),lalu.

Abdul kemudian pergi ke kantor bank untuk melihat mutasi rekening di buku tabungannya. Dari situ terungkap telah banyak transaksi tarik tunai. "Kartu ATM saya di dompet juga hilang. Yang ngambil Christoper. Dia kos di rumah saya," ujarnya.

Sementara itu, Christoper mengakui perbuatannya. Menurut dia, uang itu tidak langsung ditarik saat dirinya berhasil mencuri kartu ATM bapak kosnya. "Dua sampai tiga hari setelah ambil kartu ATM baru saya tarik. Total Rp 14,6 juta," kata Christoper saat memberikan keterangan sebagai terdakwa dalam persidangan.

Menurut dia, uang bapak kosnya itu kini sudah habis tak bersisa. Uang itu disebut telah habis digunakannya untuk berobat ke rumah sakit. "Saya pakai ke rumah sakit sama kebutuhan sehari-hari. Sudah habis semua," ungkapnya. 

Christhoper dituntut pidana setahun penjara. Dia dinyatakan terbukti bersalah mencuri tabungan Abdul. Christhoper memohon kepada majelis hakim agar meringankan hukumannya. "Saya menyesal yang mulia," katanya.Rabu (28/12/2022).

Perbuatan terdakwa Christhoper Sutrisno, sebagaimana diatur dan diancam dengan pasal 362 KUHP.(Sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper