suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Divonis 6 Tahun Penjara dan Denda Rp 1,4 Miliar, Hoirul Imam "BD Sabu" Nyatakan Banding

avatar suara-publik.com
Foto: Terdakwa Hoirul Umam, menjalani sidang agenda putusan hakim, diruang Candra PN.Surabaya, secara online.
Foto: Terdakwa Hoirul Umam, menjalani sidang agenda putusan hakim, diruang Candra PN.Surabaya, secara online.
suara-publik.com leaderboard
Surabaya, suara publik - Sidang perkara pidana penyalahgunaan Narkotika jenis sabu sebanyak 3 gram, setiap gram nya dibagi menjadi 12 poket pake, dan telah terjual kepada para budak sabu, dengan terdakwa Hoirul Imam bin Matra'i (41), diruang Candra PN.Surabaya, secara online.

Sidang agenda pembacaan putusan oleh ketua hakim Taufik Tatas, Mengadili, Menyatakan bahwa terdakwa Hoirul Imam melakukan tindak pidana "Tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I “

Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (1) atau pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 6 Tahun dan denda Rp 1,4 Miliar, subsider 6 bulan penjara. Menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani Terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan. Menetapkan Terdakwa tetap ditahan.

Menetapkan barang bukti berupa: Sabu 0,50, 0,46, 0,24, 0,24,0,24, 0,20, 0,20, gram dengan pembugkusnya.Dengan berat total 2,08 gram.1 Sekrop Dari Sedotan Plastik, 1 Unit Handphone Merk SAMSUNG A23, ditemukan di dalam kamar terdakwa tepatnya tergeletak diatas lantai, serta uang tunai Rp. 300 ribu dalam dompet terdakwa.

1 buah sekrop dari sedotan plastik;

1 unit Handphone Merk Samsung A23 warna Peach, Dirampas untuk dimusnahkan

Uang tunai Rp. 300 ribu, Dirampas untuk Negara.

Putusan hakim lebih ringan dari tuntutan JPU Dewi Kusumawati, menuntut pidana penjara selama 8 tahun, denda Rp.1,4 Miliar.

Terhadap putusan tersebut, terdakwa Hoirul Imam menyatakan banding, " kami menyatakan bandang ya mulia," katanya.

Berawal pada hari Jum’at tanggal 26 Agustus 2022 sekira pukul 13.00 wib, terdakwa Hoirul Imam menghubungi Mat (DPO) untuk memesan sabu sebanyak 3 gram seharga Rp. 3 juta.Kemudian terdakwa membayar melalui Transfer ke ATM BCA.

Selanjutnya terdakwa menghubungi Zainal (DPO) untuk mengambil sabu yang diranjau di daerah jalan Kenjeran Surabaya.Setelah zainal mengambil sabu, diantar kerumah terdakwa Jalan Kampung Seng Komplek 53-A, Simokerto Surabaya.

Sabu setiap 1 gram dibagi 12 poket, dijual seharga 100 ribu. Sisanya 2 gram terdakwa simpan.

1 gram lagi dibagi menjadi 6 poket seharga 100 ribu dan 3 poket harga 250 ribu, Terdakwa sudah berhasil menjual sabu harga variasi 100 ribu dsn 250 ribu,Terdakwa mendapatkan keuntungan sebesar 300 ribu, dan bisa pakai sabu gratis.

Pada hari Selasa tanggal 20 September 2022 sekira pukul 11.00 wib, saat berada di dalam lantai 2 kamar kos jalan Kampung Seng Kompek 53-A,Surabaya, datang saksi Ibnu Wiyatno dan Arfanda Satria anggota Polres Tanjung Perak melakukan penangkapan terhadap terdakwa Hoirul Imam.(Sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper