suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

BELI CAMERA HASIL RAMPOKAN DI RUMAH JALAN SUTOREJO, RUSTAM EFENDI SEBAGAI PENADAH DITUNTUT 18 BULAN BUI

avatar suara-publik.com
Foto: Terdakwa Rustam Efendi, menjalani sidang agenda tuntutan JPU, diruang Candra PN.Surabaya, secara online, Kamis (12/01/2023).
Foto: Terdakwa Rustam Efendi, menjalani sidang agenda tuntutan JPU, diruang Candra PN.Surabaya, secara online, Kamis (12/01/2023).
suara-publik.com leaderboard
Surabaya, suara publik - Sidang perkara pidana penadahan barang 1 buah camera yang diperoleh dari hasil kejahatan, dengan cara membeli dengan harga murah tanpa dilengkapi dengan kwintansi, dos, book, dengan terdakwa Rustam Efendi bin Asmar Efendi, diruang Candra PN.Surabaya,secara online, Kamis (12/01/2023).

Dalam agenda tuntutan oleh JPU Uwais Deffa I Qorni, menyatakan terdakwa Rustam Efendi terbukti bersalah melakukan tindak pidana "membeli, menyewa, menukar, menerima gadai, menerima hadiah, atau untuk menarik keuntungan, menyimpan, menyembunyikan sesuatu benda, yang diketahui diperoleh dari kejahatan" Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 480 ke-1 KUHP.

Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara 1 tahun dan 6 bulan, dikurangkan selama ditahan, menyatakan tetap dalam tahanan.

Terhadap tuntutan JPU, terdakwa Rustam Efendi memohon keringanan hukuman kepada majelis hakim.Sidang akan dilanjutkan Kamis pekan depan dengan agenda putusan.

Diketahui, pada hari Rabu tanggal 07 September 2022, Yudi Saputra alias Kemit, Sugiharto alias Petis, saksi Rudiharto alias Gombol dan Santoso ( dalam penuntutan berkas terpisah), mereka diketahui merampok rumah saksi Bambang Purwoko dan saksi Heny Savitri di jalan Sutorejo tengah 2C Mulyorejo Surabaya, bersama sama mengambil beberapa barang : 1unit laptop merk Hp Pavilion 15, dilanjutkan bagian lantai 2 rumah di bagian kamar, 1buah Kamera Olympus EPL615, sebuah parfum Hollwen15, 1 jam tangan merk Fosil, 2 buah jam yang tidak diketahui merknya, dan 1 buah tas merk Pacsafe.

Setelah berhasil menjarah barang- barang di rumah tersebut, Yudi, Sugiharto,Rudiharto dan Santoso (berkas tuntutan terpisah), bergegas pergi dengan melewati kembali pintu depan rumah tanpa sepengetahuan pemilik rumah.

Selanjutnya hari Kamis tanggal 22 September 2022 sekira pukul 11.00 wib, di Pasar Kembang Sepatu Jakarta Pusat, Santoso ( berkas terpisah) menjual 1 Kamera Olympus EPL6 tanpa dos book, charge dan tanpa nota pembelian dengan harga Rp. 1.000.000,- kepada Terdakwa Rustam Efendi.

Terdakwa membeli kamera dengan maksud untuk dimiliki sendiri, yang mana harga pasaran dari Kamera Olympus EPL6 seharga Rp. 4.650.000,-

Akibat perbuatan terdakwa saksi Bambang Purwoko mengalami kerugian sekitar Rp. 3.000.000,-.(Sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper