suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

SEPAKAT PESTA SABU CARA PATUNGAN SATU POKET, DICIDUK MASIH ADA 0,42 GRAM, JAKSA TUNTUT 5 TAHUN BUI, HAKIM RINGANKAN HUKUMAN ANTOK DAN ANANG MENJADI 2 TAHUN BUI

avatar suara-publik.com
Foto: Suasana sidang narkotika jenis sabu,dengan terdakwa Antok dan Anang di ruang Kartika 2 PN Surabaya, secara vidio call, Rabu ( 25/01/2023).
Foto: Suasana sidang narkotika jenis sabu,dengan terdakwa Antok dan Anang di ruang Kartika 2 PN Surabaya, secara vidio call, Rabu ( 25/01/2023).
suara-publik.com leaderboard
Surabaya, suara publik - Sidang perkara pidana penyalahgunaan Narkotika jenis sabu, sebanyak 1 poket, membeli cara patungan, dengan terdakwa Anto bin Mulyono dan terdakwa Anang Makrup bin Moch.Husnan dan Salam yang masih buron, diruang Kartika 2 PN Surabaya, secara vidio call, Rabu (25/01/2023).

Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan oleh ketua majelis hakim, Mengadili, Menyatakan,Terdakwa Antok dan Anang Makruf terbukti bersalah melakukan tindak pidana " tanpa hak atau melawan hukum menyimpan narkotika golongan I jenis shabu," Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 112 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP.dakwaan JPU.

Menjatuhkan pidana terhadap para Terdakwa Antok dan Anang Makruf dengan pidana penjara selama 2 tahun.dikurangi penangkapan dan selama para terdakwa berada dalam tahanan dengan perintah agar para Terdakwa tetap berada dalam tahanan.

Pertimbangan majelis hakim bahwa para terdakwa menggunakan sabu hanya untuk dikonsumsi sendiri, tidak untuk dijual.

Menyatakan barang bukti berupa: 

1 buah dompet,

1 poket sabu berat 0,42 gram,

3 plastik bekas isi sabu.

Dirampas untuk dimusnahkan.

Berbeda dengan tuntutan JPU Diah Ratri Hapsari, dari Kejari Tanjung Perak yang menuntut kedua terdakwa dengan pidana penjara selama 5 Tahun, dan Denda masing-masing sebesar Rp 900.000.000, subsidair pidana penjara Masing-Masing selama 6 Bulan.

Putusan hakim langsung diterima.oleh.kedua terdakwa, " kami menerima yang mulia," katanya.

Diketahui, hari Sabtu tanggal 27 Agustus 2022 sekira jam 18.00 wib terdakwa Anto bin Mulyono dihubungi Salam (DPO), sepakat bertemu dan menjemput terdakwa Anang Makrup dirumahnya.

Mereka sepakat patungan.untuk membeli sabu sebesar 150 ribu, lalu berangkat ke Pasar Sidotopo Lor, bertemu Seladin (DPO) kemudian menyerah uang 150 ribu, Setelah mendapatkan sabu 1 poket, Antok,Anang dan Salam (DPO), memakai sabu bersama dan menyimpan sisanya.

Pada hari Minggu tanggal 28 Agustus 2022 sekira jam 00.30 wib di Jl Tenggumung Baru Gang Langgar II Buntu Surabaya, informasi dari masyarakat, Antok dan Anang ditangkap oleh Saksi Holili dan Saksi Ronny Ardianto anggota Polisi, Saat penggeledahan ditemukan barang bukti 1 buah dompet, 1 poket sabu 0,42 gram, di kamar kos terdakwa Anang. Selanjutnya kedua terdakwa beserta barang buktinya diamankan ke Polsek Kenjeran.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP.(Sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper