suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

BTT OPLP 2022 Biro Perekonomian Setdaprov Jatim Sudah Sesuai Aturan, Begini Klarifikasinya

avatar suara-publik.com
Foto: (Kanan) Koordinator Substansi Kebijakan dan Sarana Perekonomian Setdaprov Jatim, Kombong Pasulu, SH, MH bersama kedua stafnya
Foto: (Kanan) Koordinator Substansi Kebijakan dan Sarana Perekonomian Setdaprov Jatim, Kombong Pasulu, SH, MH bersama kedua stafnya
suara-publik.com leaderboard
SURABAYA, (suarapublik.com) - Baru-baru ini Biro Perekonomian Setdaprov Jatim yang di terpa isu tak sedap terkait dugaan penyelewengan dana BTT OPLP ini tidak benar. Beredarnya kabar miring yang kurang mengenakkan di telinga akhirnya menjadi terang.

Melalui Koordinator Substansi Kebijakan dan Sarana Perekonomian, Biro Perekonomian Setdaprov Jatim, Kombong Pasulu, SH, MM, angkat bicara. Dirinya menjelaskan, bila dana untuk kegiatan OPLP 2022 ini sudah sesuai prosedur. 

"Tidak benar itu mas, kami melaksanakannya sesuai aturan yang ada," tegas Kombong kepada media ini, Senen, (14/3/2023). 

Ia melanjutkan, bahwa apabila ada sisa anggaran kegiatan ini yang tidak terealisasi tetap berada di Kas Daerah. "Jadi tidak ada anggaran yang akan digunakan untuk pos anggaran yang tidak sesuai dengan pos anggaran di DPA dan jika ada sisa anggaran yang tidak terealisasi tetap berada di Kas Daerah," ujar Kombong Pasulu pada media ini, Senen, (14/3/2023).

Dalam OPLP 2022 lalu, Kombong menjelaskan, untuk Biro Perekonomian sendiri bertugas menyiapkan armada pengangkutan dan tenaga angkutnya. Sedangkan untuk bahan pangan, yang menyediakan pihak BUMD Jatim. 

"Kami di beri tugas menyediakan truk dan tenaga angkut saja, kebutuhan yang lainnya di amanahkan pada BUMD. Hal itu sesuai dengan Peraturan Gubernur mas," papar nya. 

Ia mengungkapkan, anggaran kegiatan Operasi Pasar Lumbung Pangan tahun 2022 lalu sebesar Rp 20 Milyar tersebut tidak terpakai semuanya. Dengan begitu, anggaran yang tersisa kembali ke kas daerah.

"Anggaran Rp 9 Milyar untuk biaya ongkos angkut komoditas dan akomodasi transportasi petugas OPLP. Kegiatan ini berlangsung sampai dengan selesai Bulan Desember," tutupnya. (Dre)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper