suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Nette Boy Akan Rubah Penampilan, Rambut Cepak Saat Jadi Kapolres KP3

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

SURABAYA - SUARA PUBLIK. AKBP Takdir Mattanete (Nette Boy) yang saat ini selalu berpenampilan gondrong, dipastikan akan cukur rambut setelah dirinya dipromosikan menjadi Kapolres Tanjung Perak Surabaya. Atas hal itu, dipastikan pula, tidak ada lagi perwira polisi gondrong di lingkungan Polda Jatim dan jajarannya.

Penampilan sebagai Kapolres pasti berbeda dengan penampilan di lapangan sebagai anggota reserse. Selama menjabat sebagai Kasatreskrim di Polrestabes Surabaya, Takdir memang selalu tampil gondrong. Takdir hanya berambut pendek saat pelantikan menjadi Kasatreskrim menggantikan AKBP Sumaryono. Sejak pelantikan usai, Takdir selalu tampil gondrong.

Kabar promosi Takdir juga disambut gembira anggota. Wakasatreskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Manang Soebeti mengaku sudah menyiapkan gunting untuk memotong rambut Takdir. Makanya setiap kali turun telegram rahasia (TR) baru, Manang juga memelototi TR tersebut. “Nanti ada seremonial khusus untuk memotong rambut Pak Kasat (Takdir, red.),” kata Manang, Jumat (29/04/2016).

Takdir juga mengakui potong rambut termasuk program pribadinya saat promosi menjadi kapolres. Dia pun berjanji akan memenuhi program pribadi tersebut. Tapi Takdir belum dapat memastikan kapan akan potong rambut. “Potong rambut itu pasti. Tunggu saja,” kata Takdir.

Takdir mengaku, dirinya mendapat informasi keluarnya TR itu pada Kamis (28/04/2016) malam. Setelah memastikan namanya muncul dalam TR tersebut, perwira asal Makassar ini langsung mempersiapkan mental mengemban amanat baru.

Takdir mengaku tidak mudah menggantikan sosok kapolres seperti AKBP Arnapi. Takdir menilai Arnapi memiliki kredibelitas sebagai pimpinan. Dia menyontohkan, saat Polres Tanjung Perak berhasil mengamankan eksekusi PT Cinderella Villa Indonesia. “Saya berharap bisa mengimbangi keberhasilan kapolres sebelumnya,” tambahnya.

Bukan hanya Polres Tanjung Perak yang mengalami mutasi. Dalam delapan TR tertanggal 28 April 2016, Mabes Polri juga mengganti 21 kapolres di Jatim lainnya. Polres yang mengalami perombakan tersebut adalah Polres Ponorogo, Polres Pamekasan, Polres Pacitan, Polres Probolinggo, Polres Malang, Polres Madiun Kota, Polres Gresik, Polres Tuban, Polres Magetan, Polres Bangkalan, Polres Mojokerto, dan Polres Banyuwangi. Polres Sampang, Polres Bondowoso, Polres Jombang, Polres Lumajang, Polres Pasuruan, Polres Madiun, Polres Probolinggo Kota, Polres Tanjung Perak, Polres Lamongan, dan Polres Bojonegoro juga berganti wajah kapolres-nya.(TOM)

Editor :