suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Korban Penganiayaan Oknum Satpol PP di BAP Polsek Bubutan

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

Surabaya – Suara Publik. Kasus penganiayaan yang dilakukan oknum Satpol PP terhadap Fatkhurohman semakin terang. Hal ini terbukti Jum'at tgl 29 april 2016 rombongan tim SANTIKA mendampingi Faturohman korban arogansi Satpol Pp Surabaya Ke Polsek Bubutan Surabaya. Kedatangan ini atas permintaan pihak Polsek untuk penambahan kelengkapan berkas - berkas perkara sebagai dasar penetapan tersangka.

Dalam pemeriksaan tersebut korban menjelaskan kronologi kejadian saat dianiaya anggota Satpol PP Surabaya team keypang. "saya dipiting 2 anggota Satpol yang berpakaian dinas, lalu saya berontak karena kesakitan, terus saya jatuh terlentang, tiba2 ada anggota Satpol yang berpakaian preman menendang wajah saya, saya pingsan selama 3menit" jawab faktur menjelaskan kepada penyidik.

 "saat pingsan saya dibangunkan, tiba-tiba saya dimasukkan mobil patroli berwarna biru di antar ke liponsos,di liponsos saya cuma dikasih Amoxilin untuk disuruh minum. Kata petugasnya buat penghilang nyeri", imbuh faktur yang menunjukkan foto waktu dianiaya. Terlihat jelas lebam dimata sebelah kiri.

Ditempat yang sama saat dikonfirmasi Nano dari tim SANTIKA yang nama nya tertulis sebagai penerima kuasa mengatakan", sebelum datang kesini(Polsek Bubutan) korban bilang sama saya, dengan kejadian ini, dia jadi merasa trauma psikologis dan berharap kasus ini benar-benar dilanjutkan sampai tuntas untuk proses hukumnya." jelas nano. Dengan pernyataan dari korban, maka kami dari SANTIKA akan terus melakukan pengawalan sampai benar-benar tuntas, alat bukti penganiayaan juga ada dan sudah kami sampaikan juga di BAP",tegas Nano.

Alat bukti berupa sandal masih kami simpan rapi, bila masih mengelak, malah semakin kita buat ramai kasus ini, tambah Nano menutup wawancara.(nn/fik)

Editor :