suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Restorasi Justice Gagal, Dendy Christian Zen Bablas Bui. Pengacara Ajukan Eksepsi

avatar suara-publik.com
Foto: Terdakwa Dendy Christian Zen (25), menjalani sidang agenda dakwaan, PH ajukan Eksepsi, diruang Garuda 1 PN.Surabaya, Senin (12/06/2023).
Foto: Terdakwa Dendy Christian Zen (25), menjalani sidang agenda dakwaan, PH ajukan Eksepsi, diruang Garuda 1 PN.Surabaya, Senin (12/06/2023).
suara-publik.com leaderboard
Surabaya, suara publik - Terdakwa Dendy Christian Zen (25), melakukan pencurian sebuah Tab merek Samsung warna hitam tipe S8+5G dan aksesoris di dalam kamar Apartemen Tanglin lantai 9 unit 22 Lontar Sambikerep Kec. Lakarsantri Surabaya. Akibat perbuatan terdakwa, saksi Ranto Maulana Sagala mengalami kerugian Rp 16 juta.

Denda yang beralamat di jalan Mayjen Sungkono DRM Park Blok 20 Nomor 5 RT03/RW10 Kel. Pakis Kec. Sawahan Surabaya itu disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fathol Rasyid mengatakan, bahwa terdakwa datang ke apartemen Tanglin Kecamatan Lakarsantri Surabaya dan menuju ke arah mailbox room dan melihat kunci akses lift dan kunci unit untuk lantai 9 unit 22. Sehingga terdakwa langsung naik lift menuju lantai 9 unit 22 dan kebetulan pintunya tidak dikunci. "Saat itu terdakwa mengambil Tab merk Samsung warna hitam tipe S8+5G dan aksesorisnya. Setelah mengambil, terdakwa langsung meninggalkan kamar itu lalu pergi,"ucap Fathol di ruang Garuda 1 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin,(12/06/2023). 

Akibat perbuatan terdakwa, saksi Ranto Maulana Sagala mengalami kerugian sebesar Rp 16 juta dan dijerat tindak pidana Pencurian, Sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 362 KUHP. 

Sementara itu, terdakwa yang didampingi penasehat hukum yaitu Charlie Hasiholan Panjaitan akan mengajukan eksepsi atau keberatan atas perkara ini, seharusnya perkara secara restorative justice. "Masalahnya klien kami itu, dia melakukan pencurian dan tindakan melawan hukum tanpa rencana alias spontan saja. selain itu barang tersebut sekarang sudah didapatkan tetapi pada saat melakukan restorative justice sering ditunda-tunda dari pihak kepolisian,"ucapnya.(Sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper