suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Paman Bejat , Beberapa Kali Cabuli Ponakan ya Berusia 8 Tahun, Krisdianto Dituntut Jaksa 10 Tahun Bui

avatar suara-publik.com
Foto: Terdakwa Krisdianto (40), pelaku pencabulan anak dibawah umur, menjalani sidang agenda tuntutan JPU, diruang Garuda 1 PN.Surabaya, secara tertutup, Rabu (14/06/2023).
Foto: Terdakwa Krisdianto (40), pelaku pencabulan anak dibawah umur, menjalani sidang agenda tuntutan JPU, diruang Garuda 1 PN.Surabaya, secara tertutup, Rabu (14/06/2023).
suara-publik.com leaderboard
Surabaya, suara publik - Nafsu birahi yang dilakukan oleh terdakwa Krisdianto (40) kepada keponakannya yaitu Salvanaviola Hidiyanti masih berusia 8 Tahun. Saat itu, korban diajak ke Carrefour untuk berbelanja perlengkapan bayi anak perempuannya dengan mengendarai mobil Daihatsu Grandmax dan memarkir di tempat sepi di pasar modern dekat gedung SCTV Surabaya.

Warga Jalan Parah Permai IV/11 Kelurahan Pradah Kali Kendal Kecamatan Dukuh Pakis Surabaya, diadili di ruang Garuda 1 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, dan dituntut 10 Tahun dengan denda Rp 1 Miliar dan subsider 3 bulan penjara, oleh JPU.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Basuki Wiryawan dari Kejati Jatim mengatakan, bahwa terdakwa telah terbukti secara sah dan menyakitkan menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana kekerasan atau ancaman kekerasan, memaksa melakukan tipu muslihat, melakukan serangkaian kebohongan atau membujuk anak, Sebagaimana diatur dalam dakwaan Kesatu Pasal 76 E jo Pasal 82 ayat (1) UU RI Nomor 17 Tahun tentang perubahan Kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Krisdianto dengan pidana penjara selama 10 Tahun dikurangi terdakwa berada dalam tahanan dengan tetap ditahan, dan denda Rp 1 Miliar serta subsider 3 bulan penjara,"kata Basuki. Namun, sidang tuntutan tersebut dilakukan sidang tertutup untuk umum, di ruang Garuda 1 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu,(14/06/2023).

Sebelumnya, terdakwa bukan hanya mengajak korban untuk berbelanja perlengkapan bayi tapi juga disuruh tidur di rumah terdakwa saat istri terdakwa melakukan ibadah umroh. Saat itu korban Salvanaviola Hadiyanti, tidur di rumah terdakwa untuk menemani anak terdakwa yang masih balita.

Nah saat korban tidur terdakwa menggendong dan pindahkan ke kamar tidur terdakwa. Lalu terdakwa melepas kulot dan baju hingga terlihat kaos dalam yang digunakan korban. Melihat korban masih tidur, lalu meremas-remas dan mengeluarkan kemaluan terdakwa dan digesek-gesekkan hingga terdakwa merasakan nikmat dan mengeluarkan spermanya di atas perut korban.

Bukan hanya itu saja, korban di Tahun 2022 mengaku pernah dicabuli terdakwa Krisdianto di dapur rumahnya saat memcuci piring dengan cara memasukkan jari tangan kedalam kemaluan korban.

"Kejadian itu, berawal dari Tahun 2013, Tahun 2017 dan bulan Agustus Tahun 2022 di berbagai tempat yaitu di pasar modern dekat gedung SCTV Surabaya dan di Jalan Parah Permai IV/11 Kelurahan Pradah Kali Kendal Kecamatan Dukuh Pakis Surabaya,"tutupnya.(Sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper