suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Nyolong Dua Motor Honda Beat Di Dua Tempat Berbeda, Dijual Ke Penadah Bahul DPO Rp. 4 Juta, Dua Korban Merugi Rp.22 Juta, Hari Dan Hoirul Buronan, Ahmad Rivaldi

avatar suara-publik.com
Foto: Terdakwa Ahmad Rivaldi Bin Muh.Nur Faruq, menjalani sidang agenda putusan hakim, dieuang Garuda 2 PN.Surabaya, secara online.
Foto: Terdakwa Ahmad Rivaldi Bin Muh.Nur Faruq, menjalani sidang agenda putusan hakim, dieuang Garuda 2 PN.Surabaya, secara online.
suara-publik.com leaderboard
Surabaya, suara publik - Sidang perkara pidana pencurian dengan pemberatan, pencurian dua unit sepeda motor Honda Beat No.Pol.: L-3509-AAP, dijalan Jalan Dukuh Pakis Gang II No. 48-A Surabaya dan sepeda motor No.Pol.: L-4254-AAP, milik Denny Thony Putra dan milik Fafli Amartaqi Ainul Fikran di jalan Padmosusatro No. 98 Surabaya, yang telah dijual kepada penadah

Bahul (DPO), harga masing- masing Rp.2 juta.denganTerdakwa Ahmad Rivaldi Bin Muh.Nur Faruq bersama dengan Hari Alias Mad (DPO) dan Hoirul Alias Irul (DPO), diruang Garuda 2 PN.Surabaya, secara online.

Dalam putusan yang dibacakan akan hakim ketua Erintua Damanik, Mengadili, Menyatakan bahwa terdakwa Rivaldi Bin Muh.Nur Faruq

terbukti bersalah melakukan tindak pidana "pencurian dengan pemberatan" Sebagaiamanq diatur dan diancam dengan Pasal 363 ayat (2) KUHP Dan Kedua Pasal 363 ayat (1) ke-4 dan ke-5 KUHP, dalam dakwaan kesatu JPU.

Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 2 tahun dan 3 bulan, dikurangkan selama ditahan, Menetapkan Terdakwa tetap dalam tahanan.

Menyatakan barang bukti,

1 STNK sepeda motor Honda Beat, Nopol : L-4254-AAP.

1 (satu) buah kunci kontak sepeda motor milik korban Denny Thony Putra.

1buah BPKB sepeda motor Honda Beat, Nopol : L-4254-AAP

Dikembalikan kepada saksi Denny Thony Putra.

1 lembar foto copy ligaliser STNK sepeda motor Beat Nopol : L-3509-AAP.

1 lembar foto copy ligaliser BPKB sepeda motor Beat Nopol : L-3509-AAP.

1buah kunci kontak sepeda motor, Dikembalikan kepada saksi korban Rafli Amartaqi Ainul Fikran.

Putusan hakim ringan 3 bulan daripada tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Robiatul Adawiyah, dengan pidana 2 tahun dan 6 bulan penjara.

Berawal pada hari Sabtu tanggal 06 Agustus 2022 terdakwa Ahmad Rivaldi Bin Muh.Nur Faruq bertemu HARI Alias Mad (DPO) dan Hoirul Alias Irul (DPO), mereka sepakat mencari sasaran.Mereka berboncengan menggunakan1unit sepeda motor Yamaha Mio GT untuk mencari sasaran.

Sesampainya di kos Jalan Dukuh Pakis Gang II No. 48-A Surabaya sekira jam 05.29 wib, terdakwa, Hari dan Hoirul, membuka pagar dan masuk ke dalam kos, sementara Hoirul mengawasi keadaan sekitar.

Terdakwa dan HARI melihat dalam pagar kos 1 unit sepeda motor Honda Beat No.Pol.: L-3509-AAP, warna merah, diparkir terkunci stir. Mereka merusak kunci stir menggunakan kunci T.

Setelah berhasil mengambil, Hoirul membawa motor tersebut. Selanjutnya sepeda motor dijual terdakwa Ahmad Rivaldi kepada Bahul ( DPO) seharga 2 juta.

Uang hasil pencurian dibagi masing- masing, terdakwa mendapat 600 ribu, Hari Alias Mad mendapat 800 ribu dan Hoirul Alias Irul mendapat bagian 600 ribu.

Akibat perbuatan terdakwa Ahmad Rivaldi bersama dengan Hari Alias Mad ( DPO) dan Hoirul Alias Irul (DPO), mengakibatkan saksi Denny Thony Putra mengalami kerugian Rp.10 juta.

Selain saksi Denny Thony Putra, yang kehilangan sepeda motornya.

Ketiga pelaku tersebut juga menjarah sepeda pada korban lain di depan rumah Jalan Padmosusatro No. 98 Surabaya sekira pukul 09.00 wib, mengambil 1 unit sepeda motor Honda Beat No.Pol.: L-4254-AAP, sedang terpakir dengan keadaan terkunci stir, dengan cara menggunakan kunci T merusak rumah kunci, setelah mendapatkan jawaban motor yang kedua, dijual kepada Bahul (DPO) seharga 2 juta, dan dibagi sama seperti yang telah disebutkan diatas. Sehingga saksi Rafli Amartaqi Ainul Fikran merugi Rp.12 juta.(Sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper